BMKG Peringatkan Hujan Lebat Masih Melanda, Waspada Tanpa Panik

- Sabtu, 06 Desember 2025 | 11:55 WIB
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Masih Melanda, Waspada Tanpa Panik

Waspadai hujan lebat yang diprediksi masih akan mengguyur berbagai daerah di Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyusul analisis dinamika atmosfer yang masih cukup aktif.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Namun begitu, dia menekankan agar kita tidak sampai panik.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak perlu panik," katanya.

"Pastikan saluran air berfungsi baik, jaga kebersihan lingkungan, dan pantau pembaruan cuaca melalui InfoBMKG sebelum beraktivitas."

Menurut penjelasan Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto, ada beberapa faktor yang jadi penyebabnya. Dinamika atmosfer skala global hingga lokal, seperti Gelombang Rossby Ekuator dan Madden-Julian Oscillation (MJO), masih mempengaruhi cuaca kita. Fenomena-fenomena ini memperkuat pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Belum lagi Bibit Siklon Tropis 93W yang terpantau di timur Filipina. Meski jauh, sistem ini memberikan dampak tidak langsung, terutama meningkatkan potensi hujan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Daerah Mana Saja yang Perlu Siaga?

Untuk periode 5-7 Desember 2025, hujan dengan intensitas lebat berpeluang terjadi di sejumlah provinsi. Di Sumatera, wilayahnya mencakup Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, dan Lampung. Sementara di Pulau Jawa, hampir semua daerah seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur juga berpotensi diguyur hujan deras.

Daerah lain yang perlu bersiap adalah Kalimantan Barat, Maluku Utara, Maluku, serta wilayah Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

Memasuki tanggal 8-11 Desember 2025, pola hujan lebat diprakirakan masih berlanjut. Wilayah yang terdampak antara lain Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung. Di bagian tengah dan timur Indonesia, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Papua Pegunungan juga masuk dalam daftar siaga.

Perhatian juga perlu dicurahkan untuk potensi angin kencang yang bisa menyertai, khususnya di sekitar Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

Menyikapi prakiraan ini, Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani mengajak semua pihak untuk mengambil langkah antisipasi sederhana. Tidak perlu yang rumit-rumit.

"Saat hujan turun, cukup hindari area yang berisiko seperti bawah pohon atau bangunan yang rapuh, tetap waspada saat berkendara, dan pastikan aliran air di lingkungan tidak tersumbat," jelas Andri.

"Sikap waspada tanpa panik sangat membantu."

Terakhir, BMKG mengingatkan agar publik hanya mengandalkan informasi cuaca dari sumber resmi. Semua peringatan dini dan pembaruan data bisa diakses melalui situs web BMKG, akun media sosial @infoBMKG, dan aplikasi InfoBMKG. Hindari menyebar atau mempercayai informasi cuaca dari kanal yang tidak jelas asal-usulnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar