Fuji Ditipu Karyawan, Kerugian Capai Miliaran Rupiah: Modus dan Kronologi

- Jumat, 07 November 2025 | 16:30 WIB
Fuji Ditipu Karyawan, Kerugian Capai Miliaran Rupiah: Modus dan Kronologi

Fuji Kembali Ditipu Orang Terdekat, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Artis Fuji untuk kesekian kalinya menjadi korban penipuan oleh orang terdekatnya. Kerugian materiil yang diderita mencapai miliaran Rupiah, memaksanya kembali melaporkan kasus ini ke Mapolres Jakarta Selatan.

Modus Penipuan Karyawan Baru Fuji

Pelaku merupakan karyawan yang baru bekerja sekitar 3-4 bulan dengan Fuji. Menurut pengakuan orangtua Fuji, Haji Faisal dan Dewi Zuhriati, pelaku bertugas menangani pekerjaan endorse skala kecil namun sudah mulai melakukan aksi tidak terpuji sejak bulan ketiga bekerja.

Cara Pelaku Mengelabui Fuji

Kejahatan terungkap ketika pelaku meminta izin mengunggah postingan media sosial yang seharusnya sudah tayang sejak bulan April. Pelaku juga memberikan nomor rekening pribadi untuk proses transfer, padahal Fuji memiliki rekening perusahaan resmi.

Lebih parah lagi, pelaku diketahui menghapus beberapa bukti dan mengajak tiga karyawan lain untuk berkomplot. "Adminnya ada 2 orang, jadi dia kepalanya. Ada 3 orang kerjasama," jelas Haji Faisal.

Peringatan Orangtua Fuji Tidak Didengarkan

Orangtua Fuji mengaku telah berulang kali mengingatkan putri mereka untuk lebih berhati-hati. "Kita sebenarnya bawel banget sama Fuji," ujar Oma Gala. Kebaikan Fuji bahkan sampai meminjamkan mobil pribadi untuk karyawan yang mengaku pulang kampung, ternyata digunakan untuk ke luar negeri.

Kondisi Emosional Fuji Pasca Penipuan

Ibunda Fuji mengungkapkan kondisi sebenarnya putrinya. "Dia marah, kesal, syok dan stres," kata Oma Gala. Fuji bahkan mengirim pesan kepada abangnya jam 4 pagi dan hanya bisa menangis setelah kejadian ini.

Haji Faisal menambahkan, Fuji kini menjadi lebih tertutup dan waspada terhadap orang lain. Insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi Fuji untuk lebih memperhatikan peringatan orangtua mengenai karakter seseorang.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar