Isi Perjanjian Damai Andre Taulany dan Erin Terungkap: Fokus Pisah Baik-Baik
Kuasa hukum Andre Taulany, Fahmi Bachmid, akhirnya mengungkapkan isi lengkap perjanjian damai antara kliennya dengan Erin Taulany. Dokumen tertanggal 28 Oktober 2025 tersebut berisi kesepakatan kedua belah pihak untuk mengakhiri perkawinan secara damai.
Kesepakatan Utama dalam Perjanjian Damai
Menurut Fahmi Bachmid, inti dari perjanjian damai Andre Taulany dan Erin adalah kesepakatan bersama untuk bercerai. "Mereka sudah sepakat bahwa ini sudah tidak bisa lagi dan mereka sudah sepakat mengakhiri pernikahannya," jelas Fahmi saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Pemisahan Urusan Perceraian dan Harta Bersama
Poin penting dalam perjanjian ini adalah pemisahan antara proses perceraian dengan pembahasan harta bersama. Fahmi menegaskan bahwa tidak ada pembahasan mengenai harta gono-gini dalam dokumen tersebut.
"Terkait dengan harta dan sebagainya itu nanti akan dibicarakan, tapi akta yang kita serahkan itu adalah murni terkait dengan perceraian saja," tegas Fahmi. Dengan demikian, seluruh urusan di luar status perkawinan akan diselesaikan secara terpisah di kemudian hari.
Proses Sidang Masih Diperlukan
Meskipun perjanjian damai sudah disetujui, Fahmi menekankan bahwa proses sidang cerai dengan kehadiran saksi tetap harus dilaksanakan. Hal ini merupakan syarat administrasi wajib untuk menerbitkan akta cerai yang sah secara hukum.
Riwayat Gugatan Cerai Andre Taulany
Andre Taulany telah tiga kali mendaftarkan gugatan cerai terhadap Erin sejak tahun 2024. Proses gugatan cerai ini baru dapat diproses setelah diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 September 2025.
Artikel Terkait
Spekulasi Mualaf Central Cee Beredar, Belum Ada Konfirmasi Resmi
Kuasa Hukum Ammar Zoni Ajukan Keberatan atas Rencana Pemindahan ke Nusakambangan
Nia Ramadhani Bantah Tegas Rumor Perceraian dengan Ardi Bakrie
Kiesha Alvaro dan Rebecca Klopper Unggah Transformasi dan Tantangan di Film Ahlan Singapore