Di tengah kesibukannya di dunia hiburan, Iis Dahlia mengaku kebahagiaan kini justru ia temukan dari hal-hal sederhana. Pelantun lagu dangdut itu lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluarga daripada memikirkan hal-hal yang bisa mengganggu pikirannya.
Saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026), Iis mengatakan waktu luangnya banyak diisi dengan kegiatan bersama keluarga besar. "Ngumpul keluarga, ngumpul ponakan-ponakan, kayak lagi sekarang lagi libur kan. Kayak ada cucu-cucu angkat juga kan pada nginep di rumah," ujarnya.
"Jadi kayak sekarang ya udah kalau lagi enggak syuting, kayak kan habis syuting, pada sarapan bareng. Nanti aku malam kerja lagi, gitu-gitu aja," sambungnya.
Bagi Iis, aktivitas sederhana itu justru menjadi bagian paling menyenangkan dalam hidupnya saat ini. Ketika ditanya soal kegiatan me time di luar pekerjaan, jawabannya tak jauh dari kebersamaan dengan orang-orang terdekat. "Ya iya itu, ngumpul-ngumpul keluarga tuh buat aku tuh udah hal yang paling menyenangkan banget," ungkapnya.
Di tengah perbincangan soal kehidupan pribadi, Iis juga menanggapi kasus Taufik Hidayat yang belakangan menjadi sorotan. Ia mengaku mengetahui perkembangan kasus tersebut. "Oh iya tahu. Tapi udah ditangkap kan?" tanyanya.
Dimintai pendapat, Iis berharap pelaku mendapat hukuman setimpal. Ia juga menekankan pentingnya kepedulian lingkungan sekitar terhadap situasi yang dinilai tidak wajar. "Ya mudah-mudahan bisa mendapatkan hukuman yang beratlah, dan jangan lagi ada orang yang begitu. Terus kita juga sebagai manusia harus aware sama sekitarnya. Kalau seumpamanya ada mendengar atau sesuatu hal yang kayaknya sesuatu yang ganjil, lebih baik cari tahu sehingga teman kita, tetangga kita, saudara kita tidak apa… tidak kena kayak yang sekarang gitu kan," tuturnya.
Iis menilai masyarakat perlu peduli terhadap orang-orang di sekelilingnya. Menurutnya, rasa takut terhadap seseorang tak seharusnya membuat orang lain diam jika melihat atau mendengar hal mencurigakan. "Kayak kalau menurut aku sih ya, ya mungkin karena takut ya katanya kan dia kan orangnya arogan, ngancam-ngancam gitu. Padahal kan itu kayak kontrakan kamar-kamar gitu kan harusnya denger gitu ya. Tapi ya harusnya sih lapor aja ke ini setempat gitu," ujar Iis.
Di akhir tanggapannya, Iis menegaskan bahwa tindakan kekerasan dalam hubungan apa pun tak bisa dibenarkan. "Karena biar katanya hubungan suami istri, biar katanya ibu dan anak, anak dan bapak, itu enggak boleh namanya ada penyiksaan-penyiksaan. Jadi kita harus lebih aware aja sama orang di sekitar kita," tegasnya.
Artikel Terkait
Dulu Ngamen dan Guling-guling di Jalan, Kini Pinkan Mambo Urus Perusahaan di London
Sony Wakwaw dan Kekasih Hadir Meriahkan Peluncuran Bisnis Kopi Aldi Taher di Blok M
Giorgio Antonio Akui Sudah Naksir Sarwendah Sejak 5 Tahun Lalu
Billy Syahputra Haru Lepas Adik Bertunangan, Beri Pesan Tegas ke Calon Ipar