Blues Lereng
Oleh: NWU Gabriel Genesis
Lereng itu telah menggurat sakit,
setiap mengeja adalah api,
sepanjang belasan hanyalah rendah,
dan hanya terdiam saat bergumul.
Lereng itu mengukir lara,
ketika menatap akan tersulut,
walau harus dipendam,
sebab nyanyian lama yang kadang menyemburat.
Lereng
pedih
ritih
blues membaca semua bermuara dari kompetisi mungil
Semarang, 25 Januari 2024
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Celyna Grace, Juara Indonesian Idol Season 14, Ingin Merambah Akting dan Dunia Film
Jaz Rowe Pilih Musik Personal dan Jujur untuk Gaet Pendengar Muda Lewat Lirik Keseharian
Alfin Habib Siapkan Remake Lagu Melayu Legendaris, Perhatikan Izin dan Karakter Vokal
MNCTV Road To Kilau Raya Meriahkan HUT ke-479 Kota Semarang dengan Musik Dangdut dan Atraksi Sulap