Di sisi lain, ada hal lain yang mengganjal. Sejak kepergian Lula, Fuji mengaku belum sekalipun sang sahabat menampakkan diri dalam mimpinya. Bahkan untuk kakak kandungnya sendiri yang juga telah berpulang, mimpi pun tak kunjung datang.
"Belum pernah mimpiin. Almarhum kakak aku aja aku enggak mimpiin," tuturnya, dalam sebuah pengakuan polos yang terdengar getir.
Sebelum pertemuan di Polres ini, Fuji sudah menunjukkan rasa dukanya. Saat kabar duka tersiar, ia langsung mendatangi rumah duka Lula di kawasan Fatmawati. Kehadirannya waktu itu adalah bentuk penghormatan terakhir, sekaligus pengakuan atas betapa berartinya sosok Lula.
Ia tak datang sendirian. Ditemani Erika Carlina dan Rachel Vennya, Fuji mengikuti rangkaian doa dan tahlilan untuk almarhumah. Kehadiran mereka barangkali adalah pelipur kecil bagi keluarga yang berduka, sekaligus bukti bahwa Lula punya tempat istimewa di hati banyak orang.
Kepergian Lula Lahfah jelas meninggalkan luka. Bagi Fuji, sahabatnya itu adalah bagian dari perjalanan hidup yang tak tergantikan. Dan untuk sekarang, yang bisa ia lakukan hanyalah mengingat, merindukan, dan berusaha tegar meski beban di pundaknya terasa begitu berat.
Artikel Terkait
Acha Septriasa Buka Luka Masa Kecil, Ubah Luka Jadi Pedoman Jadi Ibu
Boiyen Ajukan Cerai, Vincent Rompies Sudah Tahu Bakal Begini
Tawa dan Kebingungan Ammar Zoni Saat Saksi Ungkap Pohon Narkoba di Rutan
Ammar Zoni Berdzikir dengan Tasbih di Tengah Sidang Narkoba