"Di hari itu, posisinya emosi. Gak terima, apalagi ini melibatkan teman sendiri. Ya udah, aku posting saja semuanya," jelasnya.
"Setelah itu, aku sudah tidak peduli lagi konsekuensinya mau seperti apa. Yang penting aku sudah buktikan omonganku."
Dahlia mengaku, seandainya saja saat itu ada pengakuan dan permintaan maaf, mungkin reaksinya akan berbeda. Masih ada ruang untuk berdamai. Soalnya, saat kejadian, ia sudah pernah mengajukan cerai, tapi Fandy menolak.
"Bahkan setelah semuanya terbongkar dan ramai, aku minta cerai lagi. Dia tetap enggak mau. Tapi ya sudahlah, akhirnya aku coba ikhlaskan saja," katanya.
Mengenai perasaannya saat itu, Dahlia menggambarkannya sebagai rasa yang 'jelek'. Marah dan kecewa tentu ada. Tapi yang lebih dalam, ia merasa down dan kehilangan semangat.
"Aku jadi berhenti total bikin konten bareng anak-anak. Mood hilang, takut ketemu orang, takut dengan omongan orang," ungkapnya.
Butuh waktu tiga sampai empat bulan baginya untuk mulai bisa memaafkan. Prosesnya tidak mudah, tapi ia tahu itu perlu untuk dirinya sendiri.
Kini, Dahlia dan Fandy Christian telah resmi bercerai sejak November 2025. Di sisi lain, ia ingin meluruskan satu hal. Perceraian mereka, tegasnya, bukan disebabkan oleh kasus perselingkuhan yang lama itu.
"Buat netizen, tolong jangan dipelintir lagi, ya. Perceraian kami kemarin bukan gara-gara itu. Takutnya nanti dikira masalahnya itu-itu lagi, padahal enggak," pinta Dahlia.
Ia berharap publik bisa memahami fakta sebenarnya tanpa tambahan asumsi yang justru menyesatkan.
Artikel Terkait
Gisella Anastasia Bongkar Sisi Kelam Korban Love Scamming di Film Terbaru
Ujian Cinta di Jalur Bikin Sinting: Kenny Austin Resmikan Hubungan dengan Amanda Manopo di Puncak Merbabu
Gas Whip Cream Daring: Ancaman Terselubung di Balik Kemudahan Belanja Online
Jule Lepas Hijab dan Minta Maaf Terbuka untuk Anak dan Mantan Suami