Insanul Fahmi Berupaya Pulihkan Rumah Tangga, Minta Kepastian dari Mawa

- Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:00 WIB
Insanul Fahmi Berupaya Pulihkan Rumah Tangga, Minta Kepastian dari Mawa

Insanul Fahmi belum menyerah. Di tengah kisruh rumah tangganya yang jadi sorotan, ia masih berharap bisa kembali ke pelukan Wardatina Mawa, sang istri sah. Yang ia inginkan sekarang sederhana: sebuah kepastian.

Konflik rumah tangga mereka memang berlarut-larut. Semua berawal dari laporan Mawa soal dugaan perzinaan, menyusul kabar perselingkuhan Fahmi dengan Inara Rusli. Namun begitu, pihak Fahmi dan Inara punya klaim lain. Mereka menyebut sudah menikah siri, yang justru memicu gelombang perdebatan dan aksi saling lapor berikutnya.

Nah, dalam situasi yang ruwet ini, Fahmi ternyata punya satu langkah konkret: ingin bertemu Mawa. Harapannya, pertemuan itu bisa jadi awal dari titik terang.

Melalui kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, niat itu disampaikan. Tommy mengaku pihaknya hanya memfasilitasi, tanpa bisa memaksa.

"Ikhtiar Mawa sendiri bisa berpikir dan bisa memberikan satu apa ya, kepastian terhadap Insanul seperti apa nanti ke depannya," ujar Tommy.

"Karena tadi saya juga nggak bisa intervensi, nggak bisa masuk juga ke ranah pribadi karena saya pasif. Saya dan kuasa hukumnya Mawa sepakat untuk pasif," jelasnya, seperti dikutip dari Tribunnews.

Menurut Tommy, pertemuan ini dilandasi niat baik kliennya. Intinya, Fahmi ingin balik. Ingin membangun kembali rumah tangga yang rusak dan memulihkan kepercayaan Mawa yang, menurut pengakuannya, masih sangat terluka.

"Tapi karena ada niatan baik Insanul untuk balik kepada Mawa, untuk bisa kembali lagi, maka inilah fasilitasi saya untuk bisa membangun lagi trust-nya Mawa. Jadi memang benar-benar sangat sakit sekali ya Mawa ini. Jadi ya itu yang dirasakan, jadi kita pahami," papar Tommy.

Ia menekankan, semua pihak berangkat dengan pikiran positif. Tidak ada agenda tersembunyi. Niat Fahmi, katanya, sangat jelas dan tulus.

"Makanya oleh karena itu dengan pertemuan tadi kita sama-sama positive thinking. Artinya kita tidak ada negatif, tidak ada pemikiran-pemikiran apapun karena niatnya adalah nawaitu kita waktu berangkat sama Insan," ujar Tommy.

"Insan nawaitunya apa? 'Saya mau Bang kembali lagi karena saya sayang sekali sama Mawa'. Itu yang tersebut sekali di kuping saya sampai di mobil pun dia sampai menyebut itu," tambahnya, menggambarkan keseriusan kliennya.

Pertemuan yang dinanti akhirnya terjadi pada Kamis lalu. Kedua belah pihak hadir, didampingi keluarga masing-masing. Di sana, di ruang yang mungkin penuh ketegangan dan harapan yang tertahan, Insanul Fahmi menyampaikan lagi keinginannya: kembali bersama Wardatina Mawa dan mendapat kepastian untuk masa depan mereka.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar