Ia pun menyinggung status tersangkanya sendiri. Doktif bersikeras bahwa penegak hukum harus independen, tidak terpengaruh tekanan pihak mana pun.
"Kalau saya merasa bersalah, saya tidak akan berdiri di sini. Justru saya siap membuka semua proses yang diduga dikondisikan, termasuk bagaimana saya bisa ditetapkan sebagai tersangka."
Lalu, ia mengungkapkan apa yang ia anggap sebagai akar masalah. "Yang saya lawan ini bukan orang per orang, tapi uang. Uang dari mafia skincare yang selama ini mengambil keuntungan dari masyarakat," bebernya.
Bagi Doktif, prinsipnya sederhana: tidak ada yang kebal hukum. Titik.
"Merah putih. Salah ya salah, benar ya benar. Tidak ada yang kebal hukum," pungkasnya.
Jadi, begitulah situasinya sekarang. Dua pihak, sama-sama tersangka, saling berhadapan dalam kasus yang berawal dari saling kritik di dunia skincare ini. Doktif terus mendesak keadilan yang setara. Sementara kasusnya sendiri masih terus bergulir, menunggu kepastian hukum berikutnya.
Artikel Terkait
Okezone Rayakan HUT ke-19, Targetkan Jadi Pusat Informasi Kredibel
MD Pictures Adaptasi Buku Laris Filosofi Teras ke Film, Dibintangi Sherina Munaf
Tristan Molina Akui Puasa Itu Berat, Olla Ramlan Syukuri Dukungan Pasangan di Ramadhan
Tiffany Young dan Byun Yo Han Resmi Catatkan Pernikahan pada 27 Februari