Kak Seto di Sorotan: Dari Si Komo ke Kontroversi Masa Lalu
Nama Seto Mulyadi, atau yang akrab disapa Kak Seto, mendadak ramai lagi. Kali ini bukan karena lagu anak-anak atau senyumnya yang khas, melainkan terkait sikapnya di masa lalu dalam sebuah kasus yang sedang hangat. Sorotan ini muncul setelah terbitnya buku "Broken Strings" karya Aurelie Moeremans, yang mengungkap pengalamannya sebagai korban child grooming dan kekerasan seksual saat masih remaja.
Menurut pengakuan ibu Aurelie, Sri Sunarti, saat kasus hubungan Aurelie dengan aktor Robby Tremonti dilaporkan ke Komisi Perlindungan Anak (Komnas PA) pada 2010, Kak Seto yang saat itu menjabat sebagai Ketua dinilai tidak menanggapinya dengan serius. Pemberitaan inilah yang kemudian membanjiri linimasa media sosial, membuat sosok psikolog legendaris ini "dirujak" oleh banyak netizen.
Lantas, siapa sebenarnya sosok di balik nama besar Kak Seto?
Pria Klaten yang Hidup untuk Anak
Lahir di Klaten, 28 Agustus 1951, perjalanan karir Seto Mulyadi memang tak lepas dari dunia anak. Setelah lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, pria ini melanjutkan hingga meraih gelar doktor. Tapi bagi kebanyakan orang, dia lebih dikenal sebagai sosok ceria pendamping Pak Kasur di acara TVRI "Aneka Ria Taman Kanak-Kanak", sekaligus pencipta karakter Si Komo yang melegenda.
Komitmennya tak main-main. Selain aktif sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), dia juga mendirikan beberapa yayasan dan bahkan punya sekolah alternatif bernama Homeschooling Kak Seto. Segudang penghargaan telah diraihnya, dari tingkat nasional hingga internasional, yang kebanyakan berkaitan dengan pengabdiannya pada anak-anak.
Artikel Terkait
Okezone Rayakan HUT ke-19, Targetkan Jadi Pusat Informasi Kredibel
MD Pictures Adaptasi Buku Laris Filosofi Teras ke Film, Dibintangi Sherina Munaf
Tristan Molina Akui Puasa Itu Berat, Olla Ramlan Syukuri Dukungan Pasangan di Ramadhan
Tiffany Young dan Byun Yo Han Resmi Catatkan Pernikahan pada 27 Februari