Ratusan Juta Mengalir, Tapi Hidupnya Kosong: Pengakuan Getir Ratu Sofya

- Rabu, 14 Januari 2026 | 10:15 WIB
Ratusan Juta Mengalir, Tapi Hidupnya Kosong: Pengakuan Getir Ratu Sofya
Kisah Pilu di Balik Layar

Ratusan Juta Mengalir, Tapi Hidupnya Kosong: Pengakuan Getir Ratu Sofya

Dari layar lebar ke beban hidup yang tak terlihat, inilah sisi lain yang selama ini tersembunyi.

Nama Ratu Sofya mungkin identik dengan film-film yang ramai dibicarakan. Wajahnya kerap menghiasi layar, karirnya seolah menanjak. Tapi siapa sangka, di balik semua gemerlap itu, ada sebuah kisah yang bikin hati miris. Baru-baru ini, aktris muda asal Lhokseumawe itu buka suara. Blak-blakan. Tentang pengorbanan yang ia rasa tak banyak orang tahu.

Beban menjadi tulang punggung keluarga, ternyata, memaksanya mengambil jalan yang berat. Sangat berat. Di usianya yang masih sangat belia, 21 tahun, tanggungannya bukan main. Ia harus menghidupi enam anggota keluarga inti, menyekolahkan adik-adik, bahkan menanggung biaya pengobatan paman dan kuliah kerabat. Beban itu yang akhirnya mendikte pilihannya.

“Gue harus main film yang ada adegan nggak pantesnya demi keluarga gue bisa dapet duit ratusan juta.”

Kalimat itu diucapkannya dengan suara bergetar, menahan tangis, dalam sebuah video yang beredar. Ia mengaku harus menepikan rasa malunya di depan kamera. Semua demi satu hal: agar dapur di rumahnya tetap mengepul. Agar semua orang yang ia tanggung bisa terus makan dan berobat.

Namun begitu, ironi justru datang dari situasi keuangannya sendiri. Ini yang mungkin paling menyakitkan.

Uang Menguap Sebelum Disentuh

Meski penghasilannya dari film-film itu mencapai ratusan juta, Ratu Sofya mengaku tak pernah merasakan langsung uang hasil keringatnya sendiri. Kontrak kerja selalu ditandatangani orang tuanya. Aliran dana pun langsung masuk ke kas keluarga, tanpa pernah singgah di tangannya.

"Nggak ada tuh duit di gue selama ini sebelum gue keluar dari rumah," tuturnya, terdengar jelas kekecewaan yang tertahan.

Akibatnya, untuk sekadar memenuhi kebutuhan pribadi yang paling dasar, ia harus berjuang ekstra. Mencari penghasilan sampingan. Pernah, ia mengaku harus membuat video promosi untuk sebuah brand tanpa dibayar upah tetap, hanya berharap dapat komisi. Itulah yang dipakainya untuk uang jajan.

“Sampai ada satu titik dulu waktu gue masih tinggal di rumah, harus bikin video affiliate tanpa dibayar sama brand supaya gue bisa dapat komisi. Ya, cuma untuk uang jajan gue.”

Pengakuan ini muncul di tengah ketegangan hubungannya dengan keluarga. Konflik memanas setelah sang ibu secara terbuka menentang hubungan asmaranya dengan aktor Cornelio Sunny. Renggangnya hubungan itu seperti menjadi pemicu bagi Ratu untuk akhirnya bersuara.

Cerita ini, bagi banyak yang mendengar, bukan sekadar konflik keluarga biasa. Ini adalah suara lelah seorang anak yang merasa, selama bertahun-tahun, dirinya tak lebih dari mesin pencetak uang. Sebuah pengorbanan yang meninggalkan luka, jauh di balik sorotan lampu kamera.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar