Ia menegaskan, korban dalam kasus ini bukan cuma dirinya sendiri.
"Ya, korbannya bukan cuman Doktif. Masih banyak konsumen di belakang saya yang juga melaporkan," tambahnya.
Lebih jauh, Doktif mendesak Richard Lee untuk mengembalikan hak-hak konsumen yang sudah mempercayai produknya. Banyak dari mereka, menurutnya, adalah orang awam yang mudah tertipu.
"Jadi jangan kira kamu akan lepas kali ini. 12 tahun plus 5. Bertobatlah. Kembalikan hak mereka," sambungnya dengan nada tegas.
"Jangan gunakan profesi yang mulia ini cuma untuk mengeruk uang dari masyarakat yang awam dan percaya padamu."
Harapannya tak berhenti di penjara. Doktif juga mendesak agar gelar Ph.D yang disandang Richard Lee dicabut. Dan, ada satu lagi hal yang ia singgung: mobil mewah.
"Yang kedua, cabut gelar Ph.D palsu kamu. Jangan pernah lagi meletakkan gelar itu di belakang namamu."
"Yang ketiga, bayar pajak mobil Rolls-Royce kamu yang katanya sudah ditelantarkan bertahun-tahun."
"Jadilah orang yang bertanggung jawab. Jangan cuma pamer Rolls-Royce, tapi pajaknya saja tidak dibayar," jelas Doktif menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Kasus Hukum Tunda Pernikahan, Barang-Barang Ammar Zoni Sudah Hijrah ke Rumah Kamelia
Inara Rusli Terpisah dari Anak, Mertua Beri Syarat Tegas
Haru dan Bahagia Warnai Siraman Darma Mangkuluhur, Cucu Soeharto
Sakina Tama: Jejak Karier Mandiri di Balik Sorotan Sang Ayah