Dengan gaya khasnya yang blak-blakan, Amran bahkan bercanda soal harus memotong kambing sebagai 'tumbal' atas salah sebutnya itu. "Ini harus potong kambing ya kalau salah nama? Maaf Pak Gubernur," tambahnya, mencairkan suasana.
Menariknya, respon Dedi Mulyadi justru sangat santai. Ia hanya tersenyum dan mengangguk, menerima permintaan maaf menteri. Tak terlihat kesan tersinggung sama sekali.
Setelah momen lucu itu, acara kembali berjalan. Mentan Amran bahkan berjanji akan menambah bantuan untuk Jabar sebagai bentuk permintaan maafnya. "Maaf Pak Gubernur. Nanti bantuan ada tambahannya karena pelayanannya baik hari ini," tuturnya di akhir sambutan.
Di sisi lain, dalam pidatonya, Amran menyampaikan kabar baik. Produksi beras nasional disebutnya telah mencapai angka 34 juta ton. Ia juga menegaskan bahwa tahun ini Indonesia tidak akan melakukan impor gula putih.
Begitulah kronologi singkatnya. Sebuah selip lidah yang justru menghangatkan suasana rapat penting, menunjukkan bahwa di balik agenda-agenda serius, selalu ada ruang untuk kelucuan yang manusiawi.
Artikel Terkait
Insanul Fahmi Buka Hasil Tes Psikologi, Klaim Bebas dari Tuduhan NPD
Doktif Beri Ultimatum: Richard Lee Diminta Bertobat dan Bayar Pajak Rolls-Royce
Firdaus Oiwobo Buka Suara: Saya Pernah Bakar Rumah Orang di Cengkareng
Inara Rusli Ungkap Rasa Mual Dengar Pernyataan Cinta Fahmi untuk Dua Wanita