Namun begitu, alasan paling krusial baginya adalah program rehabilitasi. Itulah yang sangat ia butuhkan sekarang.
"Karena di Narkotika Lapas… Cipinang, dia punya program satu-satunya lapas yang punya program narkotik rehabilitasi di sana," jelas Ammar.
Program itulah harapannya. Ia ingin memanfaatkan sisa masa tahanan yang tak terlalu panjang ini untuk benar-benar pulih. "Sisa saya yang sebentar lagi saya harus pulang tahun ini gitu lho di Narkotika," ucapnya.
Permohonan ini muncul di tengah kasus barunya yang justru terjadi saat ia mendekati waktu bebas. Diberitakan, Ammar kembali tersandung kasus narkoba terkait sindikat pengedaran di dalam Lapas Salemba. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut perannya terungkap pada 31 Desember 2024. Saat itu, ia diduga menerima 100 gram sabu dari seorang DPO bernama Andre.
Sabu itu lalu dibagi dua. Sebanyak 50 gram diserahkan ke terdakwa lain, Muhammad Rivaldi, untuk diedarkan di dalam rutan. Rencana itu akhirnya terbongkar.
Artikel Terkait
Perfect Crown Raih Rating Perdana 7,8%, Jadi Drama Jumat-Sabtu MBC Terbaik Ketiga
Michelle Ashley Ungkap Alasan Jauh dari Pinkan Mambo demi Kesehatan Mental
Serial Animasi KIKO Season 4 Tayang Perdana di RCTI, Usung Cerita Baru di Neo Asri
Haldy Sabri Protes Ammar Zoni Bawa-bawa Nama Irish Bella dalam Pleidoi Narkoba