Namun begitu, kepergian Gary rupanya tidak serta-merta memutuskan ikatan batin. Justru, dalam keheningan malam, sang almarhum seolah menemukan cara lain untuk ‘mampir’. Menurut pengakuan keluarga, Gary beberapa kali hadir lewat mimpi.
Adilla mengaku sudah tiga kali bermimpi bertemu ayahnya. Yang menarik, pesan yang dibawa selalu sama. “Pernah mimpi 3 kali, (pesan) jagain bunda dan adik, sambil peluk,” cerita Adilla.
Ia menggambarkan sosok ayahnya dalam mimpi itu dengan jelas. “Mukanya bersih, sehat, gak sakit lagi, muda lagi, ngomong jelas,” ujarnya. Sang ayah selalu menanyakan kabar dan mengulang pesan untuk menjaga ibu dan adiknya. Mimpi yang berulang itu terasa begitu nyata, seolah sebuah amanat terakhir yang disampaikan dari seberang.
Si bungsu, Taqya Zahra Mikaela, juga punya pengalaman serupa. Ia bukan cuma bermimpi. “Mimpi bunda kan lagi beres-beres di kamar, ayah berdiri aja, terus aku dipeluk,” katanya. Tapi ada satu kejadian lain yang ia alami saat sadar, yang membuatnya campur aduk antara takut dan bahagia.
“Terus lihat lewat pas mau mandi, kayak gak jelas gitu bajunya. Aku merasa dua-duanya, takut dan bahagia,” ungkap Taqya dengan polosnya.
Richa, sang istri, pun merasakan ‘tanda-tanda’ kehadiran yang sama. Dalam beberapa kesempatan, ia mengaku mencium aroma parfum khas Gary di rumah mereka. Sebuah kehadiran yang tak kasat mata, tapi terasa sangat kuat di ruang hati mereka yang sedang berduka.
Kisah keluarga Gary Iskak ini mungkin mengingatkan kita pada satu hal: bahwa cinta dan ikatan keluarga tak selalu terputus oleh maut. Kadang, ia hanya berubah bentuk. Menjadi mimpi, menjadi aroma yang familiar, atau sekadar rasa rindu yang tiba-tiba menghunjam di tengah sunyi. Itu semua adalah bagian dari proses panjang untuk belajar melepas, sambil tetap memeluk erat kenangan.
Artikel Terkait
Mario G Klau Siapkan Konser Spesial untuk Rayakan Satu Dekade Berkarya
Fitri Salhuteru Bantah Tuduhannya, Sebut Nikita Mirzani yang Kerap Lakukan Doxing
Andhara Early Akhiri 14 Tahun Pernikahan, Ungkap Perjuangan Melawan Anxiety
Doktif Soroti Penahanan Richard Lee: Ratusan Miliar vs Keadilan yang Tersendat