Langit sore di Senayan baru saja mulai berwarna jingga ketika panggung utama JakCloth 2025 mulai hidup. Lomba Sihir, band yang digawangi Baskara Putra itu, naik panggung tepat sekitar pukul lima. Mereka langsung membuka dengan "Hati dan Paru-Paru".
Suasana masih hangat, tapi vokalis Natasha Udu tak butuh waktu lama untuk memanaskannya.
"Yang tahu lagunya nyanyi bareng yuk," serunya ke arah kerumunan.
Dan itu bekerja. Alunan alternatif rock dengan ketukan cepat mereka langsung menyulut energi. Drum atraktif Enrico Octaviano seolah menghipnotis, menarik perhatian penonton yang masih terus berdatangan. Natasha kemudian melemparkan pertanyaan retoris yang bikin sorak semakin kencang, "Halo semuanya, sudah siap untuk kunjung dunia bersama kami?"
Mereka jelas tak mau buang-buang momentum. Lomba Sihir langsung tancap gas dengan membawakan "Pesona". Ratusan penonton, mayoritas anak muda, langsung larut. Mereka bernyanyi bersama, hanyut dalam irama yang dibawakan di bawah langit Jakarta yang cerah itu.
Antusiasme itu berlanjut ke lagu "Misteri". Lirik-lirik puitisnya menggema, dinyanyikan kembali oleh puluhan suara dari depan panggung. Tak berhenti di situ, "Selamanya" pun dibawakan dengan hentakan yang sama menggelegar. Bahkan di sela-sela penampilannya, Natasha sempat terlihat merekam video kerumunan penonton yang histeris, mungkin untuk konten di media sosialnya.
Setelah menyajikan "Polusi Cahaya" dan "Andai Saja", Natasha kembali mengambil alih mikropon. Kali ini dengan pengumuman dan sedikit interaksi.
"Halo semuanya, semuanya masih bersenang-senang, karena masih banyak yang akan tampil, ada Juicy Luicy, ada Forevenge juga. Ada tenan-tenannya juga banyak ya, jangan lupa belanja ya," ujarnya menyemangati.
Namun begitu, malam itu belum selesai untuk mereka. "Kita mau tes kalian, kita mau kalian teriak," tantang Natasha. "Coba yang sebelah kanan mana suaranya? Sebelah kiri? Oke mantap nih, udah saatnya."
Dan dengan transisi itu, mereka pun menyanyikan "Mungkin Takut Perubahan", menutup penampilan dengan energi tinggi.
Penampilan Lomba Sihir ini menjadi pembuka yang tepat untuk JakCloth edisi spesial tahun ini. Festival tahunan itu kembali digelar dengan tajuk "Reborn", atau JakCloth Reborn Year End Sale 2025. Acara ini berlangsung dari 24 hingga 28 Desember di Istora Senayan.
Menurut founder JakCloth, Ucok Nasution, ajang ini kini bertransformasi lebih dari sekadar bazar. Ia ingin JakCloth menjadi sebuah gerakan.
"Ya, JakCloth selalu menjadi tempat berkumpulnya anak muda kreatif. Kami ingin melangkah lebih jauh untuk menjadi movement yang mendorong anak muda untuk berani berekspresi, berkreasi, dan bangga dengan identitas lokal mereka," kata Ucok dalam sebuah kesempatan.
Misi itu sepertinya terwujud di hari pertama. Dengan musik yang membara dari Lomba Sihir, JakCloth 2025 langsung dinyalakan dengan semangat yang menyala-nyala.
Artikel Terkait
Spekulasi Mualaf Central Cee Beredar, Belum Ada Konfirmasi Resmi
Kuasa Hukum Ammar Zoni Ajukan Keberatan atas Rencana Pemindahan ke Nusakambangan
Nia Ramadhani Bantah Tegas Rumor Perceraian dengan Ardi Bakrie
Kiesha Alvaro dan Rebecca Klopper Unggah Transformasi dan Tantangan di Film Ahlan Singapore