Vidi mengakui, kehadiran penyakit itu memang mengubah dunianya secara drastis. Tapi perubahan itu ia terima dengan cara yang positif. Ia merasa Tuhan sedang menempa kesabarannya lewat jalan yang sulit ini.
ungkapnya.
Dan mungkin inilah bagian yang paling menyentuh. Alih-alih mengutuk, Vidi justru mengucapkan terima kasih kepada sel kanker di tubuhnya. Baginya, penyakit ini adalah guru kehidupan yang kejam namun jujur, yang mengajarkannya tentang ketulusan.
tulisnya dengan bijak.
Namun begitu, Vidi tetaplah manusia. Ia masih punya harapan besar, tentu saja, untuk bisa sembuh suatu hari nanti.
tutupnya.
Sejak vonis kanker ginjal di akhir 2019, Vidi memang tak pernah berhenti berjuang. Pengobatan kemoterapi dan imunoterapi dijalaninya rutin. Kondisinya boleh naik turun, tapi semangatnya untuk tetap produktif sebagai musisi dan content creator tak pernah padam. Itu yang ia buktikan sampai sekarang.
Artikel Terkait
Denada Digugat Rp7 Miliar, Pemuda 24 Tahun Klaim Anak Kandung yang Dituntut Pengakuan
Tessa Mariska Bocorkan Ciri-ciri Ayah Biologis Ressa, Anak Denada
Misi Penyelamatan Meisya di Mansion Suryono Berujung Kepungan
Inara Rusli Datang Diam-diam ke Komnas Anak, Apa yang Dibahas?