Acha Septriasa Ungkap Kunci Kompak Co-parenting dengan Vicky Kharisma

- Kamis, 11 Desember 2025 | 14:15 WIB
Acha Septriasa Ungkap Kunci Kompak Co-parenting dengan Vicky Kharisma

Kehidupan pribadi Acha Septriasa memang selalu menarik perhatian. Pasca berpisah dari Vicky Kharisma, aktris itu kini menjalani peran barunya: seorang ibu yang berkomitmen penuh, meski tak lagi satu atap dengan mantan pasangannya.

Di sisi lain, mereka berdua sepakat untuk tetap kompak. Pola asuh bersama atau co-parenting jadi pilihan untuk membesarkan putri mereka, Bridgia Kalina Kharisma.

Rupanya, kerinduan mendorong Acha untuk segera pulang. Ia baru saja menyelesaikan sejumlah pekerjaan di Jakarta sejak akhir Oktober lalu. “Iya, saya di Jakarta kan dari 26 Oktober,” ujarnya saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).

“Seperti teman-teman tahu, ada press conference untuk film dari tanggal 29. Nah, sekarang waktunya saya kembali menjadi ibu rumah tangga. Menjalani motherhood yang saya cintai, bersama putri saya di Australia. Domisili saya memang di sana setelah semua ini,” imbuh Acha.

Rindunya pada Bridgia tak terbendung. Namun begitu, ia bersyukur karena Vicky sangat kooperatif. Mantan suaminya itu disebutnya sebagai provider yang baik dan dengan sigap menjaga anak ketika Acha harus bekerja di luar negeri.

“Saya benar-benar kangen sekali. Dan saya harap co-parenting ini terus berjalan baik,” jelas Acha.

“Vicky membantu dengan luar biasa. Dia menjaga Bridgia saat saya kerja. Begitu pula sebaliknya, saya yang menjaga ketika dia harus bekerja di luar. Intinya, kami adalah pasangan orang tua yang saling mendukung. Kami ingin memelihara anak dengan baik, meski tidak lagi bersama,” sambungnya.

Banyak yang memuji hubungan mereka. Lantas, apa kunci suksesnya? Menurut Acha, kuncinya sederhana: tekan ego.

“Menerapkannya ya, sebisa mungkin jangan mementingkan diri sendiri. Ini tanggung jawab. Seorang anak harus disayangi sepanjang masa, dipelihara, dan dapat kasih sayang yang cukup dari kedua orang tuanya. Bahkan nanti jika kami punya relationship baru sekalipun, semoga semua tetap dijalankan dengan rasa cinta pada anak,” tuturnya dengan bijak.

Tentu, perbedaan pendapat kadang muncul. Tapi menurut sejumlah saksi, Acha mengaku komunikasi yang baik adalah jembatan utamanya.

“Sejauh ini baik-baik saja. Kami berusaha jalin komunikasi yang baik. Walaupun kadang ada disagreement atau jadwal bentrok, tapi masih ada mufakat. Alhamdulillah, Tuhan masih beri rezeki di antara kami berdua,” kata Acha.

Bagaimana dengan Bridgia? Acha memastikan putrinya tetap bahagia dan penuh kasih sayang. Kabarnya, gadis kecil itu sangat antusias menyambut kepulangan ibunya.

“Adik saya yang di Sydney bilang, ‘Bridgia is very excited’ karena Maminya pulang besok. Dia terlihat happy. Saya senang anak saya dapat figur ayah yang present, yang selalu ada. Jadi, mau dirawat saya atau Vicky, itu sama-sama orang tuanya. Selama dekat dengan orang tua, dia bahagia,” ujar Acha.

Untuk rencana ke depan, Acha menegaskan tidak ada niatan memindahkan Bridgia ke Jakarta. Keputusan ini diambil berdasarkan keinginan sang anak sendiri.

“Enggak ada. Komitmen aku, Vicky, dan Brie, anak tetap di Australia. Bridgia sendiri yang memilih untuk tetap di sana, bersekolah di sana. Kami menghargai pilihannya,” pungkas Acha.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar