“Dia itu ya mau bagaimanapun memang dia salah ya. Kami pihak keluarga yang berdiri di situ kami sedang berduka, mohon maaf, tapi kok bisa-bisanya dia pakai HP sambil nge-live,” ungkap Richa, suaranya terdengar bergetar saat mengingat kejadian itu.
Yang menarik, Richa mengaku tak langsung menyadari kehadiran Devi. Ia baru tahu segalanya setelah suasana mulai reda dan keluarganya menunjukkan rekaman live tersebut. “Dan aku pun enggak tahu, sampai aku udah tenang semua baru pada ngomong, pada cerita, ngasih lihat videonya segala macam,” bebernya.
Yang kemudian membuat sakit hati semakin menjadi, Devi sama sekali tak menunjukkan itikad baik untuk meminta maaf. Sampai detik ini. “Enggak (minta maaf). Enggak ada minta maaf sama aku, sama keluarga pun enggak,” tegas Richa dengan nada kecewa.
Bagi Richa, ini soal empati yang hilang. Ia bahkan menyebut aksi Devi sempat membahayakan anak kecilnya. “Kalau dia punya empati yang baik harusnya dia minta maaf sama aku sebagai istri almarhum dan ke anak-anak. Karena sempat hampir kena anakku yang kecil, HP-nya tuh di atas kepalanya (anak),” jelasnya.
Ada satu hal lagi yang bikin Richa tak habis pikir. Katanya, Devi berdalih bahwa live itu dilakukan atas perintah Richa sendiri. Sungguh klaim yang menggelikan. “Dan katanya ‘ini disuruh sama bunda (Richa)’ aku maksudnya. Kok bisa-bisanya dia ngomong begitu,” ujarnya.
Kini, keluarga besar masih menunggu. Menunggu itikad baik dan permintaan maaf yang tak kunjung datang. Mereka berharap, ruang privasi untuk berduka seperti pemakaman, tidak lagi dijadikan latar belakang konten untuk mencari perhatian.
Artikel Terkait
Hasil DNA Konfirmasi Bercak Darah di TKP Milik Lula Lahfah
Kasus Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah Ditutup Polisi, Tanpa Autopsi dan Jawaban Pasti
Misteri V: Sosok Kunci di Balik Kematian Lula Lahfah yang Tak Kunjung Hadir
Kenan Yildiz: Dari Bayern ke Juventus, Kisah Pemuda yang Pilih Turki dan Bikin Jerman Menyesal