Di sisi lain, banjirnya dukungan dan belasungkawa dari publik membuat Arhan merasa perlu menyampaikan permohonan maaf. Dia mengaku belum sanggup membalas setiap pesan yang masuk satu per satu.
"Mohon maaf apabila belum bisa membalas pesan satu persatu,"
"Semoga doa yang telah diberikan mendapat balasan dari Allah SWT. Terima kasih dari lubuk hati kami yang terdalam,"
tutupnya.
Sutrisno Bin Raji menghembuskan napas terakhir pada Minggu, 7 Desember 2025, sekitar pukul 06.00 WIB. Momen pilu itu terjadi di RSUD Soetijono Blora, di mana beliau menjalani perawatan intensif. Kondisi kesehatannya memang sudah lama menurun akibat komplikasi penyakit, dan akhirnya harus dirawat di ruang ICU sebelum wafat.
Kini, di balik sorotan lampu stadion dan sorak-sorai fans, ada seorang anak yang sedang berduka. Perjalanan Arhan ke depan, tentu, akan terasa berbeda tanpa kehadiran sang ayah tercinta.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Mohon Tak Dikembalikan ke Nusakambangan Usai Sidang
Sarwendah Diperiksa Polda Terkait Konten TikTok yang Sebar Isu Keluarga
Fajar Sadboy Tahan Tamparan Asli 7 Kali demi Adegan di Film CAPER
Amanda Manopo Soroti Bahaya Gaya Hidup Pay Later di Balik Layar Film Terbarunya