komen salah satu pengguna dengan nama samaran @sup".
tambah akun @one".
Ada juga yang mencoba menganalisa motif di baliknya. Seperti komentar dari @sal" yang mencurigai ada pihak berkepentingan.
tulisnya.
Faktanya? Semua itu cuma rekayasa. Setelah ditelusuri, konten foto babak belur dan penangkapan itu adalah hasil editan menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Pandji Pragiwaksono sama sekali tidak mengalami kekerasan apalagi ditangkap polisi. Keadaannya baik-baik saja.
Ini, sayangnya, bukan pengalaman pertama bagi Pandji. Sebelumnya, namanya juga pernah dicatut untuk promosi judi online lewat video yang sudah dimanipulasi. Hasil pemeriksaan pun menyatakan video itu palsu. Rupanya, menjadi publik figur memang rentan jadi sasaran informasi menyesatkan.
Artikel Terkait
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia