Karina Ranau Hampir Tak Kuasa Berdiri di Pemakaman Epy Kusnandar
Hari ini, Kamis 4 Desember 2025, suasana haru menyelimuti TPU Jeruk Purut. Epy Kusnandar akhirnya dimakamkan di sana, mengakhiri perjalanan panjang sang aktor.
Ambulans membawa jenazahnya tiba sekitar pukul delapan pagi. Sudah banyak keluarga dan kerabat yang menunggu, berkumpul untuk mengantarkan Epy pergi. Udara pagi itu terasa berat.
Di antara mereka, terlihat Karina Ranau, istri almarhum. Langkahnya terhuyung-huyung, lemas. Wajahnya memancarkan kehancuran, seolah masih menolak kenyataan pahit bahwa suaminya telah tiada.
Ia harus dituntun dan dipapah keluarganya untuk bisa berjalan. Karina lalu dibimbing untuk duduk persis di depan liang lahat. Dalam hening yang menyayat, ia memeluk dan mencium bingkai foto Epy. Tangis ditahannya, tapi kesedihan itu terpancar jelas dari setiap gerak-geriknya.
Sebelum pemakaman, Karina sendiri yang membagikan kabar duka lewat media sosialnya. Ia memberi tahu bahwa rumah duka berada di Harmony Residence 88, Jalan Pasir Jagakarsa, Jakarta Selatan. Waktu dan tempat pemakaman pun ia sampaikan: TPU Jeruk Purut, Kamis ini pukul 08.00 WIB.
Lalu, apa sebenarnya yang merenggut nyawa Epy? Menurut penuturan keluarga, penyebab utamanya adalah kegagalan fungsi organ vital. Tapi ada detail lain yang lebih spesifik.
Deniar, salah satu keluarga, menjelaskan dengan suara lirih.
"Penyumbatan pembuluh darah di batang otak. Katanya ukurannya cuma segini. Batang otak itu katanya ukurannya cuma segini. Yang tersumbatnya hanya satu tapi itu pusat kontrol kehidupan. Gerak, napas,"
Kondisi itu, lanjutnya, membuat Epy memasuki fase semi-koma. Tekanan darahnya melonjak tinggi dan tak kunjung turun. Sayangnya, tim medis tak bisa melakukan operasi dengan keadaan seperti itu.
Segala upaya sudah dilakukan. Rumah sakit memberikan alat bantu oksigen dan berbagai obat untuk mencoba menaikkan kesadarannya. Hasilnya nihil. Kondisi Epy justru kian memburuk.
"Akhirnya dengan bertahan beberapa jam, beberapa menit, sampai di suatu saat di ruangan itu udah dipenuhi sama keluarga, sama kerabat, terus menyemangati, ya akhirnya di pukul 14:24 dinyatakan detak jantung berhenti dan napas,"
Detik-detik terakhir itu terjadi di tengah lingkaran orang-orang terdekatnya. Mereka berusaha menyemangati, tapi takdir berkata lain. Epy Kusnandar pun berpulang.
Artikel Terkait
Penampilan Bad Angel Lisa BLACKPINK di Coachella 2026 Picu Perdebatan Netizen
Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian 40 Hari Meninggalnya Vidi Aldiano di Jakarta
MNCTV dan GTV Gelar Festival Keluarga dan Aksi Sosial di Karawang
Manajer Ungkap Dampak Ekonomi Vonis 6 Tahun Nikita Mirzani: Kontrak Jangka Panjang Batal