Verrell Bramasta Buka Suara Soal Rompi Kontroversial di Lokasi Banjir

- Rabu, 03 Desember 2025 | 11:45 WIB
Verrell Bramasta Buka Suara Soal Rompi Kontroversial di Lokasi Banjir

Penampilan Verrell Bramasta saat meninjau lokasi banjir di Sumatera, Minggu lalu, ternyata menyulut kontroversi. Bukan aksinya yang jadi sorotan, melainkan pakaian yang ia kenakan. Sang aktor, putra sulung Venna Melinda itu, malah kebanjiran hujatan karena dianggap salah kostum.

Dari berbagai foto yang beredar, Verrell terlihat mengenakan rompi hitam tebal. Banyak yang langsung berkomentar. Rompi itu disebut-sebut mirip, bahkan dianggap sebagai, rompi anti peluru. Tentu saja, penampilan seperti itu di tengah lokasi bencana dinilai kurang pas dan terkesan "lebay".

Namun begitu, Verrell tak tinggal diam. Beberapa hari setelah kejadian, ia akhirnya angkat bicara untuk meluruskan hal tersebut.

"Distorsi informasi yang terjadi, dibilang anti peluru atau pelampung, salah besar,"

kata Verrell lewat pesan yang tersebar di grup WhatsApp sejumlah awak media, Rabu (3/12/2025).

Mantan kekasih Natasha Wilona itu membantah keras tuduhan itu. Ia menjelaskan bahwa yang dipakainya sama sekali bukan rompi anti peluru, melainkan tactical vest biasa. Jenis rompi lapangan yang umum.

"Rompi tersebut bukan rompi anti-peluru, melainkan tactical vest yang umum dipakai di kegiatan lapangan," jelasnya.

Menurut Verrell, rompi itu punya cerita. Itu adalah hadiah spesial dari seorang rekannya yang bertugas di Angkatan Laut. Alasan ia memakainya sederhana: kondisi lapangan yang dinamis dan butuh mobilitas tinggi. Rompi dengan sistem kantong modular (MOLLE) itu memudahkannya membawa barang-barang bantuan tanpa mengganggu gerak.

"Saya pada saat itu membawa perlengkapan seperti air minum, uang kas untuk dibagi-bagi, dsb," ungkapnya.

Di sisi lain, Verrell berharap perdebatan soal rompi ini tidak mengaburkan tujuan utamanya datang ke Sumatera. Ia menegaskan bahwa fokusnya adalah membantu dan memastikan bantuan sampai ke korban banjir.

"Tujuannya untuk turun langsung dan memberikan bantuan komoditas, meninjau langsung dan berdialog dengan Pemda agar bantuan dan kejelasan para korban banjir bisa segera diberikan," ujarnya.

"Untuk mendengar keluhan dari masyarakat setempat agar bisa saya sampaikan kepada rekan-rekan di DPR & menyuarakan di forum yang bersangkutan," pungkas Verrell.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar