Nyaris Tewas Didorong ke Rel, Pelaku Wanita Ternyata ODGJ

- Selasa, 02 Desember 2025 | 21:00 WIB
Nyaris Tewas Didorong ke Rel, Pelaku Wanita Ternyata ODGJ

Nyaris Tertabrak KRL, Sekuriti Didorong Penumpang Wanita di Stasiun

Sebuah video yang beredar menunjukkan momen mengerikan di Stasiun Gang Sentiong, Jakarta Pusat. Seorang petugas keamanan tiba-tiba didorong ke arah rel, hampir saja tertabrak kereta yang sedang melintas. Kejadian ini terjadi Sabtu siang lalu, dan langsung menjadi sorotan.

Pelakunya adalah seorang penumpang wanita. Usai kejadian, dia malah tertawa kegirangan, membuat petugas yang lain hanya bisa terpana.

Menanggapi insiden berbahaya itu, pihak KAI Commuter Indonesia (KCI) menyatakan penyesalan. Mereka pun langsung bertindak. Penumpang yang mendorong itu diamankan agar kejadian serupa tidak terulang, baik kepada penumpang lain maupun petugas.

“Untuk keselamatan pengguna Commuter Line lainnya, petugas pengamanan Stasiun Gang Sentiong langsung membawa pengguna tersebut untuk dibawa ke Polsek Johar Baru untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” jelas Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter.

Kereta yang nyaris menabrak petugas adalah Commuter Line nomor 6021, relasi Bekasi-Kampung Bandan. Saat kereta masuk peron 2, dorongan itu terjadi secara tiba-tiba. Sang petugas PKD tentu saja kaget bukan main, dan langsung menjauh dari tepi peron serta si pelaku.

Lantas, bagaimana hasil pemeriksaan polisi?

Kapolsek Johar Baru, Kompol Saiful Anwar, mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pelaku wanita itu sama sekali tidak nyambung. Pemeriksaan yang mereka lakukan menemui jalan buntu.

“Jadi begitu dilimpahkan dari KCI ke sini terus kita interogasi, diperiksa, itu nggak nyambung karena memang orang gangguan jiwa,” kata Saiful Anwar.

Karena kondisi pelaku yang diduga ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) itu, polisi akhirnya tidak bisa memprosesnya lebih jauh. Mereka pun mengambil langkah lain.

“Jadi ODGJ, langsung diserahkan ke dinas sosial,” pungkasnya.

Alhasil, kasus ini berakhir dengan penyerahan pelaku ke Dinas Sosial untuk penanganan yang lebih tepat. Sebuah kejadian yang mengagetkan, berawal dari dorongan di peron, dan berakhir dengan kesadaran akan pentingnya penanganan kasus-kasus serupa di ruang publik.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar