Tengku Dewi Buka Suara: Single Mom Juga Bisa Mental Breakdown

- Selasa, 02 Desember 2025 | 14:30 WIB
Tengku Dewi Buka Suara: Single Mom Juga Bisa Mental Breakdown

Setelah pernikahannya dengan Andrew Andika berakhir, Tengku Dewi kini resmi menjadi seorang ibu tunggal. Aktris berusia 37 tahun itu akhirnya angkat bicara, mengungkap perjuangan batin yang ia lalui. Fase terberatnya? Saat harus memikirkan nasib kedua anaknya ke depannya.

Ia tak menampik, ketakutan soal finansial adalah momok yang sangat nyata. Beban pikiran tentang masa depan anak-anaknya seringkali datang menghantui. "Aku percaya banget, pasti single mom di luar sana itu banyak ngalamin yang namanya mental breakdown," ujar Tengku Dewi saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.

"Harus mikirin gimana caranya untuk ngebiayain anak-anak, harus apa yang dilakukan. Ini pasti relate banget ya sama ibu-ibu di luar sana," tambahnya blak-blakan.

Kondisinya ini sebenarnya tak terlalu mengejutkan. Belakangan, cukup banyak kasus perceraian di kalangan publik figur yang dipicu masalah uang atau perselingkuhan. Dan isu itu sendiri pernah menghantam rumah tangganya dengan Andrew.

Namun begitu, di tengah beban yang terasa berat di pundaknya, Dewi menekankan satu hal penting: menjaga kewarasan. Baginya, kunci utamanya adalah punya support system yang kuat dan bisa diandalkan.

"Pokoknya tetap harus waras, harus ada support system. Dari mana? Misalnya, dari sahabat-sahabat, atau saudara, teman dekat," jelasnya.

Ibu dua anak itu punya saran sederhana untuk para wanita di posisi serupa: beranilah berbagi cerita. Cukup pada orang terdekat saja, itu sudah bisa membantu melepas beban.

"Kalau misalnya kamu lagi ngalamin hal-hal yang enggak enak banget, butuh teman cerita, cerita aja gitu. Siapa tahu dengan kita cerita, dengan kita sharing, dengan kita berbagi pengalaman, mungkin dari situ akan ada hal-hal yang enggak terduga yang bisa ngebantu," lanjut wanita blasteran India itu.

Di sisi lain, selain dukungan dari orang-orang terkasih, Tengku Dewi juga mengingatkan pentingnya berserah diri. Ia meyakini, Tuhan tak akan memberi tanggung jawab tanpa sekaligus menyediakan jalan.

"Enggak usah takutlah. Kalau misalnya memang kita sudah dikasih tanggung jawab sama Tuhan untuk membesarkan anak-anak kita, pasti akan ada aja rezeki dari segala arah," pungkasnya dengan tegas.

Perceraian pasangan ini sendiri sudah diputuskan secara resmi oleh Pengadilan Agama Cibinong pada 18 Desember 2024 lalu. Latar belakangnya adalah dugaan perselingkuhan berulang Andrew saat Tengku Dewi sedang hamil.

Meski hak asuh anak jatuh ke tangan Dewi dan Andrew diwajibkan membayar nafkah Rp 20 juta per bulan, konflik ternyata belum benar-benar reda. Andrew sempat diduga lalai memenuhi kewajiban finansial itu, yang kembali memicu ketegangan di antara mereka.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar