LONDON Chelsea lagi-lagi sibuk. Mereka sedang mempertimbangkan tiga nama buat jadi manajer tetap: Xabi Alonso, Andoni Iraola, dan Marco Silva. Ini bakal jadi pelatih kelima di era BlueCo, lho.
Klub ini, menurut sumber, ambil pendekatan yang hati-hati banget. Soalnya, mereka baru aja pecat Liam Rosenior pekan lalu. Beberapa nama masih dikaji. Belum ada keputusan final.
Nah, yang menarik, mereka sekarang lebih condong ke pelatih yang udah berpengalaman. Soalnya, eksperimen sama Rosenior yang minim pengalaman di Premier League dianggap gagal total. Dia cuma punya dua peran senior sebelumnya.
Jangan harap ada keputusan sebelum musim berakhir. Untuk sementara, tim akan dipegang oleh Calum McFarlane, pelatih tim utama. Dia yang akan memimpin di sela-sela ini.
Di sisi lain, ketiga kandidat itu Alonso, Iraola, Silva kemungkinan besar bakal tersedia di akhir musim. Makanya, Chelsea bakal mulai melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Marco Silva, misalnya. Kontraknya sama Fulham habis di akhir musim. Dia belum bilang mau lanjut atau enggak di Craven Cottage. Sementara Iraola udah konfirmasi sejak awal April kalau dia bakal pergi dari Bournemouth bulan depan.
Lalu ada Alonso. Mantan gelandang Liverpool ini nganggur sejak dipecat Real Madrid Januari lalu. Tapi jangan salah, rekam jejaknya mentereng. Dua kali juara Liga Champions sebagai pemain, plus bawa Bayer Leverkusen juara Bundesliga 2024 tanpa terkalahkan. Gila sih itu.
Sebelumnya, Alonso sempat dikait-kaitkan sama Liverpool. Tapi kayaknya The Reds udah nemu jalan mereka sendiri. Arne Slot mulai bikin performa tim membaik beberapa pekan terakhir. Peluang finis lima besar dan lolos Liga Champions juga makin terbuka lebar.
Ngomong-ngomong soal Silva dan Iraola, meskipun belum pernah nanganin klub di level elit Eropa, keduanya udah kasih kesan kuat di Premier League. Iraola bikin Bournemouth finis kesembilan musim lalu posisi tertinggi mereka. Musim ini, mereka malah bersaing buat tiket Eropa. Bersejarah banget.
Silva juga nggak kalah. Dia bawa Fulham promosi dari Championship tahun 2022, lalu musim lalu mereka raih poin terbanyak sepanjang sejarah di liga utama. Sekarang, Fulham juga ikut rebutan tempat di Eropa.
Yang jadi catatan, dua penunjukan terakhir Chelsea Enzo Maresca dan Rosenior sama-sama kurang pengalaman di Premier League. Maresca emang baru aja bawa Leicester juara Championship, sebelumnya dia cuma ngurus tim U-23 Manchester City dan jadi asisten Pep Guardiola. Rosenior? Pengalamannya cuma satu musim di Hull (Championship) dan 18 bulan di Strasbourg, di mana dia lolos ke Conference League.
Waktu ngumumin pemecatan Rosenior, klub bilang mereka lagi "proses refleksi diri" biar bisa bikin penunjukan jangka panjang yang tepat.
Secara internal, ada pengakuan kalau menunjuk pelatih yang kurang pengalaman kayak gitu adalah kesalahan. Kini, mereka cari arah yang beda buat pilihan manajerial selanjutnya.
Artikel Terkait
Enzo Fernandez Kembali ke Madrid, Chelsea Klaim Sudah Tahu Rencana Sang Gelandang
Ester Nurumi Pastikan Kemenangan Dramatis Indonesia atas Taiwan di Piala Uber 2026
Real Madrid Depak Arbeloa, Jose Mourinho Kandidat Terkuat Pengganti Musim Depan
Veda Ega Pratama Bidik Kejutan di Moto3 Le Mans Usai Finis Keenam di Spanyol