Swiss memberikan apresiasi tinggi terhadap peran Pakistan yang dinilai sukses memfasilitasi jalur diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran di tengah laporan yang menyebutkan adanya kesepakatan damai. Negeri Alpen itu bahkan telah menyatakan kesediaannya menjadi tuan rumah bagi penandatanganan perjanjian damai antara kedua negara yang telah lama berseteru.
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, melakukan pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Swiss, Ignazio Cassis. Dalam perbincangan tersebut, kedua pejabat tinggi itu membahas perkembangan regional dan secara khusus menyambut baik kemajuan yang menggembirakan menuju tercapainya kesepakatan antara Washington dan Teheran. Hal ini diungkapkan dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Pakistan, Sabtu (13/6/2026).
“Swiss sepenuhnya terlibat. Kami menjalin kontak erat dengan Amerika Serikat dan Iran,” demikian bunyi pesan singkat Kementerian Luar Negeri Swiss yang dikirimkan kepada kantor berita AFP.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Swiss menegaskan bahwa pihaknya memainkan peran aktif untuk mendukung upaya menuju Nota Kesepahaman yang dimaksudkan untuk mengkonsolidasikan gencatan senjata. Langkah ini dinilai penting untuk membuka jalan bagi de-eskalasi dalam konteks konflik yang berkepanjangan antara Iran dan Amerika Serikat.
Di sisi lain, kementerian tersebut menyatakan telah mengusulkan Swiss sebagai tempat yang netral untuk kemungkinan penandatanganan kesepakatan, jika para pihak yang bersengketa menyetujuinya. Tawaran ini menunjukkan keseriusan Swiss dalam mendorong terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah yang kian panas.
Artikel Terkait
Pramono Anung Lepas 20 Ribu Pelari di BTN Jakarta International Marathon 2026
Iran dan AS Sepakati Nota Kesepahaman Akhiri Konflik di Seluruh Front, Termasuk Lebanon
KPK Periksa Pendiri IAW Iskandar Sitorus sebagai Saksi Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai
DPRD Dukung Kenaikan Tarif Transjakarta Asal Tak Memberatkan Masyarakat dan Pemda