Nama Harrison Ford kembali mencuat di Indonesia. Bukan karena film terbarunya, melainkan karena sebuah video lawas yang tiba-tiba viral lagi. Dalam rekaman itu, aktor Hollywood itu terlihat kesal dan menegur seorang menteri kita soal hutan yang gundul.
Peristiwa itu terjadi belasan tahun lalu, tepatnya 2013. Tapi, rasanya seperti melihat potret yang masih relevan hari ini, terutama saat bencana banjir dan longsor melanda Sumatera akhir-akhir ini. Banyak yang bergumam, andai saja peringatan dari seorang pegiat lingkungan seperti Ford dulu ditanggapi lebih serius, mungkin keadaan tak separah ini.
Kala itu, Ford sedang berkunjung ke Indonesia. Apa yang dia lihat membuatnya prihatin. Lahan-lahan hijau berubah menjadi pucat. Dia pun mendapat kesempatan duduk berhadapan dengan Menteri Kehutanan saat itu, Zulkifli Hasan.
Wawancara berlangsung cukup tegang. Ford membuka pembicaraan dengan data keras: 80 persen hutan rusak dalam 15 tahun terakhir, didorong oleh eksploitasi bisnis dan politik. Tanggapan Zulkifli lebih banyak bicara soal perkembangan dan proses demokrasi Indonesia yang masih berjalan.
"Itu mungkin saja benar. Tapi Anda tahu kita baru berdemokrasi tetapi kita yakin kita akan mencapai titik seimbang dalam jangka panjang," kata Zulkifli.
Puncak ketegangan terjadi ketika Ford bercerita bahwa dia dan krunya telah menyaksikan langsung kerusakan di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau. Melihat Zulkifli merespons dengan tawa, emosi Ford pun meledak.
"Ini tidak lucu. Tidak lucu. Hanya tersisa 18 persen. Kami melihat ada jalan-jalan baru, jalan ilegal, hutan ditebang, pohon-pohon tumbang, terbakar di mana-mana. Ini sangat menyedihkan, sangat memilukan melihatnya. Anda juga melihatnya. Apa yang sudah Anda lakukan?" hardik Ford.
Ekspresi sang menteri langsung berubah. Video itu, yang kini beredar luas lagi di media sosial, membuat banyak orang penasaran. Siapa sebenarnya Harrison Ford ini? Bagi yang belum tahu, dia bukan sekadar bintang film.
Profil: Dari Tukang Kayu Jadi Legenda Layar Lebar
Harrison Ford, lahir di Chicago 13 Juli 1942, adalah wajah yang sangat dikenal di dunia. Tapi jalan hidupnya tak mulus. Di sekolah dulu, dia bukan murid berprestasi dan juga tak tertarik pada olahraga.
Artikel Terkait
Klarifikasi Rully Anggi Akbar Malah Jadi Bumerang, Kuasa Hukum Korban Ucapkan Terima Kasih
Percakapan WhatsApp Ammar Zoni dan Dokter Kamelia Jadi Sorotan di Sidang Narkoba
Eva Manurung Buka Suara: Skandal Pria Brondong Sengaja Dikarang Demi Lindungi Virgoun
Pandji Pragiwaksono dan Sindiran Tajamnya yang Tak Pernah Berhenti