Video Lawas Harrison Ford Marahi Menteri Soal Hutan Gundul Kembali Viral, Seperti Potret yang Tak Kunjung Usai

- Senin, 01 Desember 2025 | 18:45 WIB
Video Lawas Harrison Ford Marahi Menteri Soal Hutan Gundul Kembali Viral, Seperti Potret yang Tak Kunjung Usai

Sebelum namanya bersinar, Ford menjalani hidup biasa. Dia pernah bekerja sebagai tukang kayu, sambil terus mengikuti audisi. Hingga suatu hari, nasib baik datang. Casting director Fred Roos memberinya peran di film "American Graffiti" (1973). Itulah pintu awalnya.

Karirnya benar-benar meledak saat dia memerankan Han Solo di "Star Wars: Episode IV - A New Hope" (1977). Setelah itu, deretan peran ikonik menyusul: Indiana Jones, Rick Deckard di "Blade Runner", hingga presiden pemberani di "Air Force One".

Di usianya yang sudah kepala delapan, Ford masih aktif. Dia kembali ke dunia Star Wars di "The Force Awakens" (2015), muncul di sekuel Blade Runner, dan bahkan baru-baru ini bergabung dalam jagat Marvel.

Pesan untuk Dua Aktor Indonesia

Tiga tahun setelah insiden wawancara viral itu, Ford kembali ke Indonesia. Kali ini untuk syuting "Star Wars: The Force Awakens". Di sela-sela produksi, dia menyempatkan diri bertemu dengan dua aktor laga Indonesia, Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhiyan.

Percakapan mereka tak cuma soal akting. Menurut Yayan, Ford banyak bercerita dan berbagi pengalaman.

"Kebetulan, sebelum kami shooting itu, Harrison Ford juga baru saja datang ke Indonesia. Dia banyak ngobrol dengan kami soal Indonesia, sharing," ucap Yayan.

Cecep punya cerita serupa. Obrolan selama setengah jam itu juga menyentuh hal lain yang dekat di hati Ford: lingkungan.

"Selain tentang film, kami ngobrol hal lain juga. Harrison Ford pernah ke Indonesia karena dia kan duta lingkungan. Dia sampaikan agar kami dan masyarakat Indonesia memperhatikan lingkungan," tutur Cecep.

Jadi, begitulah. Di balik sosoknya sebagai bintang film legendaris, ternyata ada kepedulian yang mendalam. Sebuah pesan yang dia sampaikan, baik kepada pejabat tinggi maupun sesama artis, dengan cara yang berbeda.


Halaman:

Komentar