Tapi jangan salah, di balik kebebasan yang dirasakannya, ternyata masih ada persoalan finansial yang mengganjal. Dua masalah utamanya cukup serius.
Pertama, soal nafkah anak. Pengadilan sudah memutuskan Indra harus membayar Rp2,5 juta per bulan. Tapi kenyataannya? "Dari akta cerai itu keluar sampai sekarang nafkah anak belum ada," ungkap Chikita dengan nada kesal.
Yang bikin semakin kecewa, nominal itu jauh dari tuntutan awalnya yang Rp30 juta. Rasanya seperti dianggap remeh.
Masalah kedua tak kalah pelik: tunggakan KPR rumah bersama. Sampai-sampai bank aktif mencarinya untuk menagih hutang tersebut.
"Jadi kemarin aku juga dicari-cari bank, kan. Terus aku bilang, 'Ya aku udah cerai, silakan cari debitur. Saya di sini cuma mantan'," bebernya.
Memang, perceraian mereka sudah diputus sejak 28 Oktober 2025. Tapi urusan duit antara mantan suami-istri ini rupanya belum benar-benar beres. Masih panjang jalan yang harus ditempuh Chikita untuk membenahi keuangan keluarganya.
Artikel Terkait
Anak yang Mengaku Denada Tuntut Rp7 Miliar, Dulu Cuma Diterima 15 Cm di Pintu
Gugatan Rp 7 Miliar Mengguncang, Denada Dituding Telantarkan Anak Sejak Lahir
Mantan ART Buka Suara Soal Klaim Anak Tak Diakui Denada
Foto Lawas Teuku Ryan dan Denada Picu Spekulasi Ayah Anak dalam Gugatan 7 Miliar