Surya Insomnia Buka Suara Soal Aksi Tambal Jalan: Cuma Iseng, Nggak Ada Niat Sindir Siapa-siapa

- Rabu, 26 November 2025 | 07:40 WIB
Surya Insomnia Buka Suara Soal Aksi Tambal Jalan: Cuma Iseng, Nggak Ada Niat Sindir Siapa-siapa

Viral Usai Tambal Jalan Berlubang di Tangsel, Surya Insomnia: Nggak Nyinggung Siapa-siapa

Aksi Surya Insomnia yang turun tangan menambal jalan berlubang di Tangerang Selatan tiba-tiba jadi perbincangan hangat di media sosial. Setelah videonya menyebar, pria yang dikenal sebagai anggota klub motor The Prediksi ini akhirnya buka suara.

Ditemui di Studio Trans 7 kemarin, Surya terlihat santai. Ia menjelaskan bahwa motivasinya sebenarnya sederhana saja.

"Ngejagain sebagai warga, kasihan buat orang-orang yang bawa motor, abang ojol kalau sampai kena lubang dalam gitu, harus keluar duit ekstra lagi," ujarnya dengan nada cair.

"Ya pengen iseng saja," tambahnya sambil tersenyum.

Menurut pengakuannya, lubang jalan yang ia perbaiki itu benar-benar berpotensi membahayakan. Lokasinya sering ia lewati sendiri saat membawa motor. "Kebetulan lubangnya dalam dan bahaya buat pengendara motor. Karena gua bawa motor, jadi kayaknya membahayakan kalau nggak (diperbaiki)."

Surya juga blak-blakan mengakui bahwa perbaikannya mungkin hanya bersifat sementara. "Gua juga nggak tahu itu bakal blesek lagi apa nggak, tapi at least sementara bisa menghindari orang dari celaka."

Di sisi lain, ia merasa perlu menegaskan sesuatu. Tindakannya sama sekali tidak dimaksudkan untuk menyindir atau menyinggung pihak manapun. Niatnya murni, titik.

"Sama sekali nggak ada untuk nyinggung siapa-siapa, negur siapa-siapa, untuk membuat ini jadi ramai, nggak ada."

Lalu kenapa tiba-tiba ia melakukan aksi itu? "Gua iseng doang, cuma gara-gara Gilang (jadi viral)," ungkapnya polos.

Yang jelas, Surya sama sekali tidak menyangka aksinya bakal viral dan mendapat perhatian luas dari netizen. Ia justru khawatir respons publik malah berujung pada hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kaget (viral), gua nggak mau itu jadi polemik, sarana saling menyalahkan," pungkasnya singkat.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar