Azriel dan Sarah Siap Persembahkan Panggung Tiga Budaya di Hari Bahagia

- Selasa, 25 November 2025 | 13:10 WIB
Azriel dan Sarah Siap Persembahkan Panggung Tiga Budaya di Hari Bahagia

Pernikahan Azriel dan Sarah: Harmoni Tiga Budaya dalam Satu Keluarga

Rencana pernikahan Azriel Hermansyah dan Sarah Menzel memang menarik perhatian. Bukan cuma karena status mereka sebagai publik figur, tapi lebih pada perpaduan unik yang akan terjadi. Bayangkan, dalam satu pesta pernikahan nanti, tiga budaya berbeda Jerman, Bali, dan Jawa akan bertemu dan bersatu.

Kris Dayanti, ibunda Azriel, baru-baru ini membocorkan persiapan yang sedang dilakukan keluarga. Menurut diva pop ini, kunci utamanya terletak pada kesiapan menerima perbedaan. "Prepare-nya karena kami akan exchange culture," ungkap Kris saat berbincang di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Senin lalu.

Dia menjelaskan dengan nada hangat, "Jadi kita harus membuka diri, membuka mata hati, merespons yang baik. Mereka adalah keluarga besar yang harus kita hormati."

Memang, latar belakang kedua calon mempelai cukup kompleks. Sarah Menzel dikenal memiliki darah Jerman sekaligus sangat dekat dengan budaya Bali. Sementara Azriel tumbuh dalam tradisi Jawa yang kental. Perbedaan ini justru dianggap sebagai kekayaan, bukan penghalang.

Soal waktu, tampaknya pasangan ini tak terburu-buru. Kris memberi sinyal bahwa pernikahan kemungkinan baru akan digelar pada 2026. Rupanya Azriel masih punya agenda lain yang ingin diselesaikan.

"Kayaknya Azriel masih mau selesaiin kuliah dulu, karena dia mau terjun ke politik 2026," jelas Kris. "Mudah-mudahan awal, akhir tahun yang baik di tahun 2026, atau ya secepatnya di tahun kapan pun yang mereka pilih."

Yang menarik, Kris menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memberikan tekanan kepada anaknya. Sebagai orang tua, dia hanya ingin memberikan dukungan penuh. Dengan sedikit canda dia berujar, "Tabungan. Orang tua itu tabungan."

Pernyataan terakhirnya itu sekaligus menutup pembicaraan dengan nada ringan, menunjukkan betapa keluarga ini menyikapi semuanya dengan santai meski berada di bawah sorotan publik.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar