Hampir Mati Saat Syuting, Adul Cerita Cedera Parah di Dunia Komedi
Dunia komedi memang penuh tawa, tapi di balik itu ada risiko yang kadang bikin merinding. Adul, komedian yang sudah lama malang melintang, pernah merasakan sendiri betapa bahayanya sebuah adegan lawakan fisik. Ia sampai mengalami cedera serius, bahkan tulangnya patah. Gawat banget sampai harus dilarikan ke rumah sakit.
Menurut ceritanya, saat itu ia sedang syuting sebuah sketsa. Adegannya mengharuskannya masuk ke dalam gorong-gorong untuk bersembunyi. Tapi siapa sangka, yang awalnya cuma bagian dari cerita, malah berubah jadi mimpi buruk.
"Yang terakhir saya masuk gorong-gorong, kan ceritanya saya ngumpet, terus waktu itu ditiban," kenang Adul saat berbincang di acara Brownis Trans TV.
Akibatnya, ia langsung tak sadarkan diri. Bukan cuma fisiknya yang babak belur, mentalnya pun sempat terguncang hebat.
"Ya nggak sadar, masuk rumah sakit," sambungnya polos.
Ia menggambarkan pengalaman nyaris mati itu dengan sangat vivid. "Rasanya antara hidup dan mati, saya kayak sudah ada di dua jalan. Jalan yang satu lurus, panas, yang satu adem. Akhirnya saya sadar, dibangunin," lanjut Adul, menceritakan detik-detik kritis yang dialaminya.
Di sisi lain, keluarga yang mendengar kabar ini tentu saja kalang kabut. Kekhawatiran mereka meluap, apalagi setiap kali Adul harus kembali syuting adegan serupa. Mereka bahkan sempat mempertanyakan tanggung jawab pihak production atas insiden itu.
"Ya panik sih, mereka berapa kali mereka panik. Terus tanya, 'Orang yang bikin lu begitu minta maaf nggak? Tanggung jawab nggak?'" ungkap Adul menirukan keluarganya.
Tapi dengan kepala dingin, Adul justru yang menenangkan mereka. Baginya, ini semua adalah risiko dari profesi yang dipilihnya. "Sudah ini namanya kerjaan', kita sendiri yang nenangin. Takutnya dia berpikir yang nggak-nggak, kan nggak enak. Biarin saja," katanya.
Kini, ia merasa lebih lega. Soalnya, industri pertelevisian sudah mulai memperketat aturan untuk adegan-adegan berbahaya. Setidaknya, ada payung yang lebih jelas untuk melindungi para pekerja di lapangan.
"Kalau kitanya hati-hati ya hati-hati. Sekarang sudah ada aturan," tutup Adul, sedikit bernapas lega.
Artikel Terkait
Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian 40 Hari Meninggalnya Vidi Aldiano di Jakarta
MNCTV dan GTV Gelar Festival Keluarga dan Aksi Sosial di Karawang
Manajer Ungkap Dampak Ekonomi Vonis 6 Tahun Nikita Mirzani: Kontrak Jangka Panjang Batal
Shindy Fioerla Ungkap Body Shaming dari Suami, Jadi Motivasi Jalani Operasi Bariatrik