Adul Buka Luka Lama: Cedera Parah dan Momen Nyawa Melayang di Balik Adegan Slapstick

- Minggu, 23 November 2025 | 15:10 WIB
Adul Buka Luka Lama: Cedera Parah dan Momen Nyawa Melayang di Balik Adegan Slapstick

Cedera Parah Saat Syuting, Adul Bongkar Sisi Kelam di Balik Lelucon

Di balik tawa yang ia ciptakan, ternyata ada cerita pilu yang tersimpan. Komedian Adul baru-baru ini berbagi pengalaman pahit yang dialaminya saat masih aktif menghibur penonton televisi.

Dulu, aturan soal kekerasan di program TV belum seketat sekarang. Akibatnya, ia berkali-kali mengalami cedera serius. Bahkan sampai patah tulang. Itu semua terjadi karena sketsa komedi yang melibatkan kontak fisik berlebihan.

"Cedera, langganan rumah sakit. Patah," kenang Adul sambil menunjuk bagian lengan dan tangannya.

Ia menyampaikan hal itu saat tampil di acara Brownis Trans TV, Jumat (21/11).

"Dulu mah belum ada aturan kekerasan," tambahnya singkat.

Memang, waktu itu acara komedi banyak mengandalkan aksi slapstick. Tapi alih-alih jadi lucu, tak jarang adegan justru berujung insiden serius. Sampai-sampai Adul harus bolak-balik ke rumah sakit.

Salah satu kejadian yang paling membekas terjadi ketika ia bersembunyi di dalam gorong-gorong. Itu bagian dari adegan. Tapi tanpa diduga, ia malah ditiban rekan mainnya. Benturannya begitu keras sampai Adul hilang kesadaran dan harus dilarikan ke rumah sakit.

"Yang terakhir saya masuk gorong-gorong, kan ceritanya saya ngumpet, terus waktu itu ditiban. Ya nggak sadar, masuk rumah sakit," ujarnya.

Pengalaman nyaris meninggal itu ia gambarkan dengan detail. "Rasanya antara hidup dan mati, saya kayak udah ada di dua jalan. Jalan yang satu lurus, panas, yang satu adem. Akhirnya saya sadar dibangunin," kisah Adul sambil tersenyum. Seolah mencoba menganggapnya sebagai bagian dari perjalanan kariernya.

Melihat kondisinya, keluarga sempat marah. Mereka mempertanyakan tanggung jawab orang-orang yang terlibat dalam kejadian tersebut. Tapi Adul punya cara sendiri menyikapinya.

"Ya panik sih berapa kali, 'Orang yang bikin lu begitu minta maaf nggak? Tanggung jawab nggak.' Sudah, ini namanya kerjaan. Daripada nanti mikirnya nggak enak," jelasnya tentang alasan memilih untuk menenangkan keluarga dan tidak memperpanjang masalah.

Namun begitu, situasi sekarang sudah jauh berbeda. Adul merasa lebih aman karena industri televisi akhirnya menerapkan aturan ketat untuk adegan berisiko. Perubahan regulasi ini ia nilai sangat positif. Para komedian tak perlu lagi mempertaruhkan keselamatan hanya demi sebuah lelucon.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar