Miss Universe 2025: Mahkota dan Segudang Kontroversi
Miss Universe 2025 benar-benar tak sekadar tentang kecantikan dan glamor. Di balik gemerlap panggung, tersimpan sederet drama yang bikin banyak orang mengernyitkan dahi. Kompetisi yang sudah berusia 74 tahun ini diikuti 120 peserta dari berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia yang tentu saja berharap bisa membawa pulang mahkota.
Tapi ternyata, jalan menuju mahkota tidak pernah mulus. Banyak kejadian tak terduga yang justru lebih menarik perhatian daripada kontesnya sendiri.
Jelang penyelenggaraan, organisasi Miss Universe tiba-tiba mengumumkan pergantian CEO. Mario Bucaro didapuk menggantikan Anne Jakrajutatip yang mundur. Beredar kabar kuat bahwa mundurnya Anne ini terkait masalah keuangan di perusahaannya, JKN Global Group.
Meski begitu, pihak penyelenggara punya alasan berbeda. Dalam pernyataan resminya, mereka menyebut Anne memilih mundur untuk bisa lebih fokus pada keluarganya.
Kontroversi lain datang dari Thailand selaku tuan rumah. Nawat Itsaragrisil, Direktur Miss Thailand, terlibat adu mulut dengan Miss Mexico, Fatima Bosch, pada sebuah pertemuan 4 November lalu. Konon, Nawat sampai menyebut Fatima sebagai 'dumbhead'.
Di depan wartawan, Nawat membantah telah mengucapkan kata tersebut. Katanya, yang dia ucapkan adalah 'damage'. Tapi keributan ini sudah terlanjur memicu aksi walk out sejumlah kontestan, termasuk Miss Universe 2024, Victoria Kjær Theilvig.
Artikel Terkait
Adly Fairuz Diduga Palsukan Identitas Jenderal untuk Tipu Calon Taruna Akpol
Video Viral Intimidasi Warga Buka Borok Pengelolaan Dana Desa di Garut
Impian Biarawati yang Berubah Jadi Sorotan Hollywood: Kisah Anne Hathaway
Insanul Fahmi Buka Hasil Tes Psikologi, Klaim Bebas dari Tuduhan NPD