Meskipun bebas alkohol, mengapa mereka begitu terobsesi mengikuti standar Barat? Kamu sudah punya panduan yang mengatakan bahwa tidak ada nilai atau kedamaian dalam hal-hal duniawi ini.
Laporan dari AFP yang dikutip CNBC Indonesia menggambarkan suasana kafe itu mirip pub ala Barat. Bir draft mereka sajikan dengan sepiring kacang, sementara layar lebar memutar siaran olahraga. Suasana yang benar-benar berbeda dari citra tradisional Arab Saudi.
Ide kami sederhana: menawarkan pengalaman orisinal kepada pelanggan yang bisa mereka bagikan di media sosial.
Kata manajer Kafe A12, Abdallah Islam.
Fenomena bir non-alkohol ini muncul di tengah gelombang reformasi besar-besaran yang digulirkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS). Perubahan demi perubahan terjadi mulai dari izin mengemudi untuk perempuan, bioskop yang dibuka, sampai kunjungan turis asing yang diperbolehkan. Tapi satu hal yang tetap: alkohol masih haram. Bersama Kuwait, Arab Saudi bertahan sebagai dua negara Teluk yang melarang keras minuman keras.
Kerajaan harus berhati-hati dengan potensi legalisasi alkohol, karena akan bertentangan dengan citranya sebagai pemimpin dunia Islam yang kredibel.
Peringatan itu datang dari Sebastian Sons, peneliti di lembaga riset Jerman CARPO.
Artikel Terkait
Kim Min Ha dan Noh Sang Hyun Reuni di Film Romantis Netflix Messily Ever After
Rekomendasi Drama Korea Bergaya Sejarah untuk Temani Waktu Ngabuburit
Warganet Duga Hubungan Davina dan Ardhito Bagian dari Manajemen Isu
Lnw Fashion Akhiri Endorsement Inara Rusli Usai Protes Netizen