Baim Wong baru saja mendapat kejutan yang bikin hati meleleh. Aktor sekaligus sutradara itu diganjar A Lifetime Achievement Award dari Lembaga Prestasi Indonesia–Dunia (LEPRID). Penghargaan bergengsi ini datang setelah lebih dari 24 tahun ia berkecimpung di dunia film.
Lewat unggahan Instagram, Baim tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. "Suatu kehormatan 24 tahun berkarya, terima kasih," tulisnya pada Rabu (19/11/2025). Ia bahkan dengan bangga memamerkan trofi dan piagam penghargaan itu. Dalam caption-nya, dia menulis ulang isi piagam: "LIFETIME ACHIEVEMENT AWARD, Aktor, Sutradara dan Produser yang konsisten memperjuangkan kualitas di perfilman Indonesia di kancah nasional dan dunia."
Yang menarik, pria 44 tahun ini mengaku sempat tak percaya. "Dari sumber terpercaya, awalnya saya pikir penghargaan ini hanya bercandaan atau mungkin ada kesalahan," ujarnya. Tapi ternyata, penghargaan itu memang untuknya.
Di balik itu semua, Baim punya prinsip yang teguh. Kualitas adalah segalanya. Film-film seperti Lembayung dan Sukma yang sukses itu adalah bukti nyata komitmennya. "Memang benar setiap kali saya bekerja, saya selalu fokus. Saya ingin semuanya sempurna," tegasnya.
Bagi Baim, film bukan sekadar tontonan. Ini adalah karya seni yang butuh proses panjang dan perhatian ke detail. Makanya, dia selalu menghindari hasil yang setengah-setengah. "Setiap pekerjaan yang saya lakukan, saya tidak pernah ingin asal-asalan. Harus bagus," jelasnya. Dari sutradara, penata artistik, produser, sampai aktor – semuanya harus detail. Menurutnya, penyutradaraan dan penulisan naskah membutuhkan kerja keras yang luar biasa.
Sebagai produser dan sutradara, Baim terlibat penuh dari awal sampai akhir. "Semua karya saya, ketika membuat film, dimulai dari tahap paling dasar hingga selesai, dari A sampai Z," ucapnya. Dengan cara itu, dia merasa bertanggung jawab penuh dan tidak bisa menyalahkan orang lain jika ada yang kurang beres.
Terakhir, dukungan penontonlah yang membuatnya terus bersemangat. "Syukurlah, film-film saya diapresiasi oleh penonton Indonesia," katanya. Apresiasi itu sangat berarti dan memotivasi dia untuk terus menciptakan karya baru yang lebih baik. Harapannya sederhana: karyanya bisa dinikmati banyak orang dan memberikan manfaat.
LEPRID sendiri adalah lembaga independen yang mencatat prestasi dan rekor dari berbagai insan Indonesia. Lembaga ini sudah mendapat pengakuan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM RI.
Artikel Terkait
Kim Min Ha dan Noh Sang Hyun Reuni di Film Romantis Netflix Messily Ever After
Rekomendasi Drama Korea Bergaya Sejarah untuk Temani Waktu Ngabuburit
Warganet Duga Hubungan Davina dan Ardhito Bagian dari Manajemen Isu
Lnw Fashion Akhiri Endorsement Inara Rusli Usai Protes Netizen