MURIANETWORK.COM - Suasana antara Sarwendah dan Ruben Onsu semakin memanas, terutama soal komunikasi dengan anak. Kali ini, Sarwendah angkat bicara terkait isu pergantian nomor telepon yang disebut jadi penghalang.
Ruben sebelumnya merasa dipersulit untuk berhubungan dengan ketiga anaknya. Tapi Sarwendah tak terima dengan pernyataan mantan suaminya itu.
Persoalan ini mencuat setelah Sarwendah mengajukan gugatan cerai. Sorotan publik pun tertuju pada seberapa sering Ruben bisa bertemu anak-anaknya. Sarwendah berulang kali menampik bahwa dirinya sengaja menghalangi.
Di sisi lain, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, ikut angkat bicara. Ia menanggapi tudingan bahwa kliennya tak kunjung membalas voice note dari anak-anaknya. Menurut Minola, masalahnya sederhana: ada pergantian nomor telepon yang sudah diberitahukan ke Sarwendah.
"Pemberitahuan nomor baru itu disampaikan ke S. Wajar, kan? Soalnya kendali komunikasi anak-anak sepenuhnya ada di ibunya," ujar Minola dalam jumpa pers di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/11/2025).
Ia menjelaskan, meski anak-anak punya HP sendiri, kontrol tetap di tangan Sarwendah sebagai orang dewasa. "Jadi ya masih dalam kontrol ibunya," tegasnya.
Minola merasa heran. "Ruben sudah kasih tahu bahwa nomornya berganti. Informasinya disampaikan lewat Sarwendah, yang memegang akses utama ponsel anak. Tapi kalau anak-anak masih menghubungi nomor lama, ya mana bisa nyambung?"
Ia pun balik bertanya, "Lalu tiba-tiba diframing seolah dia enggak balas-balas. Padahal kan sudah dikasih tahu nomornya berubah. Dikasih tahu enggak ke anak-anak?"
Lebih jauh, Minola mengungkap bahwa komunikasi antara Sarwendah dan Ruben sebenarnya tetap berjalan. Baru kemarin mereka benar-benar tersambung kembali. Soal kabar Ruben kerap tak merespons pesan anak, Minola punya alasan. Aktivitas Ruben yang padat, termasuk saat menjalankan ibadah, kerap menjadi penyebab.
"Sejak mualaf, dia sudah dua kali umroh. Kalau anak nge-chat pas dia lagi di Mekkah, gimana mau balas? Jadi jangan cari-cari kesalahan terus," katanya tegas.
Menurut Minola, isu chat tak dibalas ini cuma dramatisasi belaka. Ia memastikan komunikasi antara keduanya baik-baik saja, bahkan sudah ada bukti percakapan yang bisa ditunjukkan.
"Wajar kan kalau sesekali enggak balas chat? Kita aja kadang enggak balas chat teman atau pasangan karena lagi sibuk kerja," ucapnya.
Sementara itu, Sarwendah punya cerita berbeda. Dalam channel YouTube Reyben Entertainment, ia dengan lantang membantah telah mempersulit pertemuan Ruben dengan anak-anak.
Sarwendah bilang, mengatur jadwal pertemuan sebenarnya gampang banget. Tinggal hubungi dia via WhatsApp, langsung bisa koordinasi.
"Enggak mungkin lah susah ketemu. Gampang banget, tinggal WhatsApp ke aku, kita atur jadwal, udah ketemu. Jadi enggak usah diperpanjang, kasihan anak-anak," paparnya.
Tapi ketika ditanya soal isu pergantian nomor telepon, Sarwendah memilih menghindar. Ia mengembalikan persoalan itu sepenuhnya ke pihak Ruben.
"Soalnya ayah punya nomor anak-anak. Jadi kayaknya itu urusan ayah deh, bukan aku yang harus jawab. Ini antara ayah dan anak, jangan tanya aku," ujarnya singkat.
Mengenai kabar Ruben sudah dua bulan tak jumpa anak, Sarwendah kembali menekankan bahwa masalahnya cuma soal jadwal. Asal ada komunikasi dari Ruben, pertemuan bisa terjadi.
"Aku sudah koordinasi sama ayah. Terakhir ayah bilang lagi enggak bisa anterin. Sesimpel chat aku tanya jadwal, enggak ada yang mempersulit. Anak-anak punya jadwal, ayah juga punya jadwal," terangnya.
Di akhir penjelasan, Sarwendah menegaskan perannya sebagai ibu yang bertanggung jawab mengatur jadwal anak. Ia berharap isu ini cepat berakhir demi kebaikan psikologis anak-anak.
"Sebagai ibu, tanggung jawab aku ngurusin anak-anak. Jadi tinggal koordinasi aja, nanti aku samain jadwal mereka," tukasnya. (")
Artikel Terkait
MNCTV dan GTV Gelar Festival Keluarga dan Aksi Sosial di Karawang
Manajer Ungkap Dampak Ekonomi Vonis 6 Tahun Nikita Mirzani: Kontrak Jangka Panjang Batal
Shindy Fioerla Ungkap Body Shaming dari Suami, Jadi Motivasi Jalani Operasi Bariatrik
Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Jadi Modus Kejahatan Siber, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing hingga Ransomware