Retaknya hubungan kedua pangeran mencapai puncaknya setelah terbitnya memoar kontroversial Harry berjudul Spare pada 2023. Dalam buku tersebut, William digambarkan sebagai sosok yang pemarah dan sulit dipercaya.
Sejak publikasi buku itu, pertemuan antara kedua bersaudara hanya terjadi dalam tiga kesempatan duka: pemakaman tanpa interaksi berarti. Jarak yang terbentang antara mereka terasa semakin lebar.
Proses Rekonsiliasi yang Terstruktur Ketat
Jika pertemuan antara William dan Harry benar-benar terwujud, prosesnya akan sangat berbeda dari percakapan biasa antar saudara. Pangeran William dilaporkan menginginkan kehadiran pihak ketiga sebagai saksi.
Kemungkinan yang akan hadir termasuk sekretaris pribadi senior atau bahkan mediator profesional. Langkah ini diambil untuk mencegah kesalahpahaman dan kebocoran informasi ke publik.
Masa Depan Hubungan Kedua Pangeran
Meski menunjukkan tanda-tanda positif, jalan menuju rekonsiliasi penuh masih panjang. William disebut masih menjaga sikap kehati-hatiannya dalam setiap langkah yang diambil.
Para pengamat kerajaan memperkirakan proses ini akan berlangsung secara bertahap, dengan setiap perkembangan kecil menjadi perhatian publik Inggris dan dunia internasional.
Artikel Terkait
Fitri Salhuteru Bantah Tuduhannya, Sebut Nikita Mirzani yang Kerap Lakukan Doxing
Andhara Early Akhiri 14 Tahun Pernikahan, Ungkap Perjuangan Melawan Anxiety
Doktif Soroti Penahanan Richard Lee: Ratusan Miliar vs Keadilan yang Tersendat
Frizzy Bebas Bersyarat, Ancaman Pencabutan Cuti Mengintai