Momen Tak Terlupakan di Posyandu Desa Akat
Salah satu momen paling berkesan bagi Cinta adalah kunjungannya ke Posyandu di Desa Akat. Ia menyaksikan ruangan kecil dan panas yang dipadati ibu-ibu dan anak-anak yang dengan sabar menunggu giliran imunisasi dan pemeriksaan kesehatan. Pemandangan ini meninggalkan kesan mendalam tentang ketangguhan masyarakat dalam keterbatasan.
Ketulusan Hati Keluarga Papua yang Mengharukan
Cerita paling mengharukan terjadi ketika Cinta memasak sagu bakar bersama anak-anak sekolah dasar. Sebuah keluarga dengan tujuh anggota hanya memiliki enam ekor udang untuk dimakan. Sang ayah dengan tulus memberikan udang tersebut kepada Cinta sebagai tamu, sementara ia sendiri hanya makan kepala udang. Gesture ini menunjukkan keluhuran hati dan keramahan khas masyarakat Papua.
Komitmen untuk Membangun Program Jangka Panjang
Pengalaman langsung di Asmat memantapkan tekad Cinta Laura untuk terus berkontribusi dalam aksi sosial di Papua. Ia berharap dapat membangun program bantuan jangka panjang yang dampaknya benar-benar dapat dirasakan masyarakat setempat dalam waktu yang lama.
Perjalanan Cinta Laura ke Asmat tidak hanya sekadar kunjungan biasa, tetapi menjadi bukti nyata kepedulian terhadap pembangunan Indonesia Timur dan apresiasi terhadap kehangatan hati masyarakat Papua yang tulus dan rendah hati.
Artikel Terkait
Umi Pipik: Tanpa Buka Cadar, Mawa Tetap Dilirik Banyak Brand
Celine Evangelista Persembahkan Anak-anaknya dalam Tawaf Penuh Makna
Ridwan Kamil dan Atalia: Kompak Jaga Anak di Tengah Badai Perceraian
Gilang Dirga Bertekad Tinggalkan Rokok Usai Ditinggal Ayah Akibat Serangan Jantung