Harga BBM Bobibos Terbaru: Bensin Jerami RON 98 Siap Guncang Pasar?

- Rabu, 12 November 2025 | 15:05 WIB
Harga BBM Bobibos Terbaru: Bensin Jerami RON 98 Siap Guncang Pasar?
Harga BBM Bobibos: Fakta, Inovasi, dan Potensi Bensin Jerami

BBM Bobibos: Inovasi Bensin Jerami dan Fakta Harganya yang Perlu Diketahui

Banyak yang bertanya, berapa harga BBM Bobibos? Jawabannya, BBM Bobibos saat ini belum dijual untuk umum sehingga belum memiliki harga resmi di pasaran. Produk inovatif ini masih berada dalam tahap penelitian dan pengembangan oleh PT Inti Sinergi Formula.

Bahan Baku dan Proses Produksi Bensin Bobibos

BBM Bobibos merupakan biofuel atau bahan bakar nabati yang dikembangkan dari bahan baku jerami, yaitu limbah hasil panen padi. Proses produksinya melalui lima tahapan ekstraksi biokimia menggunakan mesin khusus yang dirancang dari nol oleh tim penemu.

Founder Bobibos, M. Iklas Thamrin, menjelaskan bahwa jerami diolah melalui proses ekstraksi dengan biokimia untuk menghasilkan bahan bakar nabati berkinerja tinggi.

Kinerja dan Hasil Pengujian BBM Bobibos

Bobibos telah melalui pengujian di Balai Besar Migas Lemigas. Hasilnya menunjukkan angka oktan yang sangat tinggi, yaitu RON 98,1. Angka ini setara dengan kualitas bahan bakar premium seperti Shell V-Power Nitro dan Pertamax Turbo, bahkan sedikit lebih unggul.

Bensin ramah lingkungan ini juga sudah diujicobakan langsung pada kendaraan bermotor. Dengan bahan baku jerami yang melimpah dan murah, biaya produksi BBM Bobibos berpotensi lebih terjangkau, yang dapat mengarah pada harga jual yang lebih murah di masa depan jika sudah diproduksi massal.

Kapan BBM Bobibos Akan Dijual ke Publik?

Hingga saat ini, Bobibos masih dalam proses pengembangan dan belum dijual secara komersial. Tim Bobibos berencana untuk segera membangun pabrik percontohan (pilot manufacturing) di Jawa dan berharap ke depannya pabrik dapat menyebar di seluruh provinsi di Indonesia.

BBM Bobibos pertama kali diluncurkan pada 2 November 2025 di Bogor. Meski menjanjikan sebagai alternatif bahan bakar yang ramah lingkungan, produk ini masih harus melewati berbagai tahap pengujian yang ketat sebelum akhirnya bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar