Mengenal Weton Minggu Kliwon: Hari Keberuntungan, Kesialan, dan Pantangannya
Dalam kepercayaan dan primbon Jawa, weton Minggu Kliwon dianggap memiliki aura spiritual dan kepemimpinan yang sangat kuat. Individu dengan weton ini dikaruniai keseimbangan antara kekuatan batin dan kharisma alami. Namun, seperti halnya dalam kehidupan, terdapat siklus naik turun energi yang mempengaruhi hari baik dan hari sial bagi pemilik weton ini.
Memahami siklus ini diyakini dapat membantu seseorang yang lahir pada Minggu Kliwon untuk lebih waspada dalam menghadapi tantangan dan lebih optimal dalam memanfaatkan momen keberuntungan.
Hari Sial atau Hari Kemalangan Weton Minggu Kliwon
Hari-hari yang perlu diwaspadai oleh pemilik weton Minggu Kliwon terbagi menjadi dua jenis: hari sial bulanan dan tahunan.
Hari Sial Bulanan (Hari Pasaran)
Hari sial ini terjadi secara rutin setiap bulannya, dihitung berdasarkan hari pasaran Jawa setelah wetonnya. Berikut rinciannya:
- Was Telu: Jatuh pada hari Selasa Pahing (3 hari setelah weton).
- Was Lima: Jatuh pada hari Kamis Wage (5 hari setelah weton).
- Was Pitu: Jatuh pada hari Sabtu (7 hari setelah weton).
- Was Sewelas (Was Gede): Jatuh pada hari Rabu Kliwon (11 hari setelah weton).
Artikel Terkait
Putri Eugenie Putus Komunikasi dengan Pangeran Andrew, Terbelah antara Prinsip dan Darah
Dongeng Sebelum Tidur: Kisah Burung Hantu yang Belajar Rendah Hati
Seks Jelang Persalinan: Benarkah Bisa Mempercepat Kontraksi?
GTV Big Movies Sajikan Maraton Horor dan Laga, dari Lebah Pembunuh hingga Ular Raksasa