"Apakah ada pertunjukan komedi lagi? Pasti ada, tapi judulnya sudah bukan Mens Rea."
Di sisi lain, konten yang ia angkat nantinya tak akan jauh-jauh dari isu sosial dan politik. Topik itu, baginya, adalah sumber keresahan sekaligus bahan canda yang paling ia sukai. Itu yang akan terus ia bawa, meski bungkus judulnya berbeda.
"Dalam sepuluh pertunjukan saya, memang saya senang membahas sosial dan politik, karena itu adalah keresahan saya, topik yang saya suka. Jadi itu yang kelihatannya juga akan terus berjalan, hanya namanya saja yang berbeda," ujar dia.
Dialog dengan MUI sendiri, menurut Pandji, berlangsung cukup cair. Didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar, ia menjelaskan langsung materi stand up yang sempat memicu kesalahpahaman itu. Suasana pertemuan digambarkannya santai, bahkan penuh tawa.
"Alhamdulillah dialognya berjalan dengan sangat menyenangkan, penuh dengan tawa juga," kenang Pandji.
Artikel Terkait
Prilly Latuconsina Minta Maaf Usai Status Open to Work Picu Badai Kritik
Membaca Mimpi Shio: Pesan Batin Jelang Imlek
Konselor Laktasi: Pendamping Kunci yang Selamatkan Masa Menyusui
Sambut Imlek 2026 dengan Lima Ide Seru Penuh Makna