Di sisi lain, Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menegaskan bahwa Drillytics adalah satu-satunya delegasi Indonesia di ajang tersebut. “Keikutsertaan dan capaian Drillytics membuktikan bahwa inovasi anak muda Indonesia punya daya saing global,” katanya.
“Melalui Pertamuda, komitmen kami jelas: terus memfasilitasi talenta muda agar bisa berkembang, berkolaborasi, dan menghadirkan solusi inovatif untuk masa depan sektor energi,” pungkas Arya.
Pertamina juga menyampaikan apresiasi kepada KBRI Tokyo. Delegasi Drillytics sempat berkunjung dan diterima langsung oleh Wakil Duta Besar RI untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung. Dukungan seperti ini tentu memberi angin segar bagi anak-anak muda yang sedang merintis jalan di kancah internasional.
Sebagai informasi, Pertamuda adalah program kewirausahaan dan inovasi yang digelar rutin oleh Pertamina untuk mahasiswa dan generasi muda. Fokusnya adalah mengembangkan ide bisnis berkelanjutan, khususnya yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di sektor energi.
Komitmen ini sejalan dengan transformasi yang dijalankan Pertamina, yang berorientasi pada tata kelola baik, pelayanan publik, serta prinsip keberlanjutan usaha dan lingkungan. Semua lini bisnis dan operasi perusahaan mengadopsi prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Pada akhirnya, kisah Drillytics ini adalah secercah bukti. Bahwa dengan dukungan dan wadah yang tepat, ide-ide brilian anak muda Indonesia bisa bersinar, bahkan di panggung dunia.
Artikel Terkait
Pemerintah Alokasikan Rp15,32 Triliun untuk KIP Kuliah 2026, Targetkan Jangkau Lebih dari Satu Juta Mahasiswa
Amanah Wali 8 Kembali, Masa Lalu Sultan sebagai Mantan Perampok Mulai Terbongkar
Ibunda Penyanyi Gilga Sahid Meninggal Dunia di Madiun
Ahli Ingatkan Pentingnya Masker Hadapi Polusi Saat Godzilla El Nino 2026