Di tengah ragam olahraga populer, ada satu nama yang mungkin masih asing di telinga banyak orang: Woodball. Bayangkan saja, permainannya mirip golf, tapi tongkatnya seperti palu dan bolanya lebih besar. Tujuannya sederhana: memukul bola itu hingga masuk ke dalam lubang. Meski belum masif, olahraga ini punya ruang tersendiri di kampus Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).
Kampus ini punya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) khusus Woodball. Memang, peminatnya tak berjubel. Tapi jangan salah, kelompok ini justru berhasil mencuri perhatian dengan torehan prestasi yang cukup mentereng. Baru-baru ini, di ajang Piala Koni Surabaya 2025, tiga mahasiswi UNUSA sukses membawa pulang medali.
Mereka adalah Windi Amelia Sirfefa, Imelva Devanti Permitasari, dan Jenita Rahmawati. Hasilnya? Satu emas dan dua perunggu, masing-masing dari kategori yang mereka ikuti. Padahal, masa bergabung mereka dengan UKM ini terhitung masih baru. Ternyata, niat dan ketekunan yang kuat bisa mengantar mereka ke podium juara.
Windi, si peraih medali emas kategori single fairway, mengaku terinspirasi oleh seniornya, Barokatul Ambiyak, yang dikenal sebagai atlet berprestasi di kampus.
Artikel Terkait
Cara Cek Daya Tampung SNBP 2026: Portal SNPMB atau Langsung ke Situs Kampus?
Prilly Latuconsina Minta Maaf Usai Status Open to Work Picu Badai Kritik
Pandji Pragiwaksono Tegaskan Bakal Lanjutkan Stand Up Comedy, Meski Tanpa Mens Rea
Membaca Mimpi Shio: Pesan Batin Jelang Imlek