Di sisi lain, Lirabica mendesak Kementerian Pariwisata dan seluruh jajarannya untuk bertindak. Audit dan pengawasan ketat terhadap pelaku usaha, menurutnya, mendesak untuk dilakukan. Apalagi, Indonesia punya seperangkat aturan dan pasal-pasal yang jelas untuk melindungi nyawa hewan.
"Indonesia adalah bangsa yang berempati dan beragama. Presiden kita adalah sosok yang sangat mulia, seorang pencinta hewan, jadi jangan ada yang coba-coba berbuat kejahatan terhadap hewan," ungkapnya.
Ia menegaskan komitmennya. "Saya bersama seluruh pencinta hewan di Indonesia tidak akan tinggal diam jika ada kezaliman terhadap hewan," tambah Lirabica.
Sebelumnya, kemarahan serupa sudah lebih dulu disuarakan sejumlah publik figur. Sherina Munaf dan Melanie Subono, misalnya, sudah menyatakan protes keras. Sherina bahkan tak segan membagikan petisi online untuk menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap hewan di tempat itu. Gelombang tekanan publik tampaknya belum akan reda dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Shireen Sungkar Wakafkan Sumur di Gunung Kidul Atas Nama Vidi Aldiano
Kreator Konten Prank Jadi Debt Collector Pinjol Ilegal, Tawarkan Bunga 50 Persen
Kuasa Hukum Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV, Tapi Bantah Isinya Perzinaan
Hotel di Rest Area Trans Jawa Siap Layani Pemudik yang Butuh Istirahat