Status Clear: 24 Perusahaan Dinyatakan Bebas Kontaminasi Cesium-137
Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan bahwa 24 perusahaan yang sebelumnya terpapar material radioaktif Cesium-137 kini telah dinyatakan bersih dan bebas dari kontaminasi. Kepastian ini diperoleh setelah Kemenperin menerima surat resmi dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) yang menyatakan status clear bagi seluruh perusahaan tersebut.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa isu radioaktif ini telah selesai. "Saya ingin mengatakan bahwa radioaktif itu sudah clear, kami juga sudah mendapatkan surat dari Bapeten dan sudah tidak lagi menjadi isu," ujarnya di Jakarta.
Agus juga mengonfirmasi bahwa sebagian besar perusahaan yang telah mendapat clearance dari Bapeten telah kembali beroperasi secara normal. Ia berharap, dengan status clear ini, pemerintah segera dapat melonggarkan kebijakan penghentian sementara impor scrap besi tua yang sempat diterapkan.
Operasional Pabrik Sepatu Ternama Kembali Normal
Dirjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin, Taufik Bawazier, memberikan contoh konkret mengenai PT Nikomas Gemilang, sebuah pabrik sepatu di Serang, Banten. Pabrik yang memproduksi merek-merek global seperti Nike, Adidas, dan Puma ini telah dinyatakan bersih dan beroperasi tanpa gangguan.
"Sudah selesai itu, sudah selesai. Nikomas Gemilang kan? Udah ada surat dari Bapeten sudah di-clearance, enggak ada masalah," kata Taufik. Dengan status clear tersebut, kegiatan ekspor dari PT Nikomas Gemilang dan perusahaan lainnya dipastikan dapat berjalan lancar tanpa kendala.
Daftar Lengkap 24 Perusahaan yang Dinyatakan Bebas Cesium-137
Berikut adalah daftar perusahaan yang sempat terpapar dan kini telah dinyatakan bersih oleh Bapeten:
- PT Bahari Makmur Sejati
- PT Nikomas Gemilang
- PT Citra Baru Steel
- PT Valero Metals Jaya
- PT Universal Eco Pacific
- PT Sinta Baja Jaya
- PT Crown Steel
- PT Sentosa Harmony Steel d/h PT Hwa Hok Steel
- PT Delta Prodana Mandiri
- PT Panenrory/Food Service
- PT Charoen Pokphand Indonesia
- PT Greater Metal Technology
- PT Growth Nusantara Industry
- PT Asia Bintang Pratama
- PT Cahaya Logam Cipta Murni
- PT Mardi Tritunggal Perkasa
- PT Ever Loyal Copper
- PT Hightech Grand Indonesia
- PT Jongka Indonesia
- PT Kabatama Raya
- PT New Asia Pacific Copper Indonesia
- PT O.M. Indonesia
- PT Zhongtian Metal Indonesia
- PT Luckione Environment Science Indonesia
Dengan diterbitkannya surat clearance dari Bapeten, maka aktivitas industri dan rantai pasok dari ke-24 perusahaan ini dapat kembali berjalan dengan lancar, menandai berakhirnya kekhawatiran mengenai insiden kontaminasi radioaktif ini.
Artikel Terkait
Industri Kripto Indonesia Genjot Literasi untuk Tekan Investasi Ikut-ikutan
Kemkomdigi Awasi Sidang Gugatan Rp3,3 Triliun Bali Towerindo ke Pemkab Badung
Harga CPO Catat Pelemahan Mingguan Kedua, Didorong Ekspor Malaysia Turun dan Kekhawatiran China
Saham BUMI Kuasai Pasar dengan Volume 50 Miliar Saham, Kontribusi ke IHSG Capai 17 Poin