IHSG Tembus 8.403, Sektor Infrastruktur dan Transportasi Jadi Penggerak Utama
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan kinerja positif pada perdagangan sesi pertama, Rabu, 12 November 2025. Indeks utama Bursa Efek Indonesia ini berhasil menguat sebesar 0,44 persen atau setara dengan 37,19 poin, mengakhiri sesi di level 8.403.
Aktivitas perdagangan di pasar modal terlihat cukup aktif. Total volume perdagangan saham mencapai 31,06 miliar lembar saham yang ditransaksikan melalui lebih dari 1,61 juta kali transaksi. Nilai transaksi keseluruhan tercatat senilai Rp12,41 triliun.
Secara keseluruhan, sentimen pasar cenderung positif. Dari papan pencatatan, terdapat 270 saham yang mengalami kenaikan harga. Di sisi lain, 357 saham tercatat melemah, sementara 185 saham lainnya harganya stagnan atau tidak berubah.
Kinerja Sektor Saham
Penguatan IHSG didorong oleh kenaikan mayoritas sektor. Berikut adalah rincian performa sektor saham:
- Infrastruktur menjadi pemimpin dengan kenaikan impresif sebesar 1,79%.
- Non Siklikal juga menunjukkan performa kuat dengan menguat 1,58%.
- Transportasi naik signifikan sebesar 1,42%.
- Sektor lain yang menguat antara lain Teknologi (0,56%), Siklikal (0,33%), Energi (0,18%), Industri (0,15%), Kesehatan (0,14%), dan Properti (0,07%).
Di tengah euforia kenaikan, dua sektor tercatat terkoreksi, yaitu sektor Bahan Baku yang turun 0,27% dan sektor Keuangan yang sedikit melemah 0,02%.
Top Gainers dan Top Losers
Pada sesi pertama ini, tiga saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers) didominasi oleh emiten dari sektor teknologi dan transportasi:
- TRON (PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk) melonjak 26,92% ke level Rp99.
- MORA (PT Mora Telematika Indonesia Tbk) menguat 24,92% menjadi Rp4.060.
- PJHB (PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk) naik 23,12% ke posisi Rp985.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan harga terbesar (top losers) adalah:
- KOBX (PT Kobexindo Tractors Tbk) tertekan 14,88% ke Rp206.
- DART (PT Duta Anggada Realty Tbk) melemah 13,18% ke Rp191.
- AEGS (PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk) turun 9,78% ke Rp83.
Dengan ditutup menguatnya IHSG di level 8.403, pasar saham Indonesia menunjukkan ketahanannya di tengah dinamika perdagangan yang berlangsung aktif.
Artikel Terkait
Trump Naikkan Tarif Global AS Jadi 15% Usai Putusan MA
Kadin Desak Prabowo Batalkan Rencana Impor 105.000 Mobil Pick-up dari India
Harga Emas Melonjak Didorong Perlambatan Ekonomi AS dan Ketidakpastian Kebijakan Trump
OJK Denda Influencer Saham Rp5,35 Miliar, Praktik Goreng Saham Berevolusi