Mengenal PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Bisnis Jasa Pertambangan Terintegrasi
Bagi yang bertanya, DEWA bergerak di bidang apa? PT Darma Henwa Tbk, yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham DEWA, merupakan emiten yang fokus pada penyediaan jasa pertambangan secara menyeluruh. Perusahaan yang telah berdiri dan beroperasi sejak tahun 1991 ini memiliki rekam jejak yang kuat di industri energi dan mineral Indonesia.
Ragam Layanan Jasa Pertambangan DEWA
Sebagai perusahaan jasa pertambangan terpadu, DEWA menawarkan portofolio layanan yang komprehensif. Berikut adalah daftar jasa inti yang menjadi tulang punggung bisnisnya:
- Kegiatan pra-tambang: Pembukaan lahan dan pengerukan tanah pucuk.
- Operasi inti pertambangan: Pengeboran, peledakkan, dan pengupasan lapisan tanah.
- Pengelolaan material: Penimbunan batuan penutup dan penambangan batu bara.
- Logistik: Pengangkutan material ke stockpile dan pemuatan batu bara ke tongkang.
- Reklamasi: Vegetasi dan rehabilitasi lahan pasca-tambang.
Tidak hanya berhenti di situ, DEWA juga mengembangkan bisnisnya dengan menyediakan jasa infrastruktur pendukung. Layanan ini mencakup konstruksi jalan dan jembatan, jasa eksplorasi pengeboran, konsultasi manajemen sipil, serta instalasi mineral dressing plant.
Wilayah Operasi dan Klien Utama DEWA
Kegiatan operasional PT Darma Henwa Tbk tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mayoritas proyek perusahaan berlokasi di Pulau Kalimantan, yang merupakan jantung industri pertambangan batu bara nasional. Selain itu, DEWA juga aktif mengerjakan proyek di kawasan Sulawesi, Papua, Jawa, dan Sumatera.
Reputasi DEWA dibangun dari kerja sama dengan berbagai perusahaan tambang besar. Beberapa klien ternama yang pernah dan mungkin masih menjadi mitra perseroan antara lain PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Freeport Indonesia, Berau Coal, PT Kaltim Prima Coal, dan PT Newmont Nusa Tenggara. Untuk mendukung skalabilitas bisnisnya, DEWA didukung oleh 10 entitas anak perusahaan yang dimiliki secara langsung.
Struktur Kepemilikan Saham DEWA
Berdasarkan data terbaru, kepemilikan saham DEWA didominasi oleh beberapa pemegang saham utama. Zurich Asset International tercatat sebagai pengendali saham dengan kepemilikan signifikan. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham DEWA adalah Nirwan Dermawan Bakrie, yang menegaskan posisi Darma Henwa sebagai bagian dari Bakrie Group.
Berikut adalah komposisi pemegang saham mayoritas DEWA per Oktober 2025:
- Zurich Asset International: 6,18%
- Goldwave Capital Ltd: 9,38%
- PT Andhesti Tungkas: 11,76%
- PT Antareja Mahada: 7,37%
- CIMB Securities: 6,38%
- Kepemilikan Publik: 58,93%
Kinerja Saham DEWA di Pasar Modal
Pada perdagangan di bulan November 2025, saham DEWA menunjukkan kinerja yang positif dengan harga diperdagangkan di sekitar level Rp440 per saham. Dalam kurun waktu satu bulan, harga saham emiten ini tercatat telah mengalami apresiasi yang signifikan. Dengan jumlah saham beredar yang mencapai lebih dari 40 miliar, kapitalisasi pasar DEWA mencerminkan posisinya sebagai pemain penting di sektor jasa pertambangan Indonesia.
Demikianlah ulasan mengenai bidang usaha PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Perusahaan ini tidak hanya berperan sebagai kontraktor tambang, tetapi sebagai mitra yang menyediakan solusi jasa pertambangan dari hulu hingga hilir, didukung oleh struktur kepemilikan yang kuat dan jejak operasional yang luas di Nusantara.
Artikel Terkait
Trump Naikkan Tarif Global AS Jadi 15% Usai Putusan MA
Kadin Desak Prabowo Batalkan Rencana Impor 105.000 Mobil Pick-up dari India
Harga Emas Melonjak Didorong Perlambatan Ekonomi AS dan Ketidakpastian Kebijakan Trump
OJK Denda Influencer Saham Rp5,35 Miliar, Praktik Goreng Saham Berevolusi