Bali Benoa Marina Ditargetkan Beroperasi Penuh pada 2027
PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) secara resmi mengumumkan target operasional penuh untuk proyek strategis Bali Benoa Marina pada tahun 2027. Proyek ambisius yang menjadi bagian dari pengembangan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) ini diketahui menelan investasi senilai Rp1,6 triliun.
Fasilitas Marina Berstandar Internasional
Direktur Utama PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), Joko Noerhudha, menegaskan komitmennya untuk melengkapi Marina Benoa dengan berbagai fasilitas modern yang berstandar internasional. Pada 2027, marina ini ditargetkan telah mampu menampung kapal pesiar (cruise) dan yacht mewah dari berbagai ukuran, dengan kapasitas terbesar untuk kapal berpanjang hingga 350 meter.
Hal ini akan menjadi terobosan signifikan, mengingat saat ini Indonesia hanya memiliki dua titik sandar untuk kapal pesiar. Keberadaan Bali Benoa Marina akan menambah kapasitas dan memungkinkan kapal pesiar kelas dunia, termasuk kelas Oasis, untuk bersandar dengan aman dan nyaman.
Merespons Potensi Wisata Maritim Indonesia
Pengembangan Bali Benoa Marina merupakan langkah strategis untuk merespons potensi besar Indonesia sebagai destinasi utama kapal pesiar dan yacht internasional. Kehadirannya diyakini akan memperkuat posisi pariwisata maritim Indonesia di kancah global.
Joko menambahkan bahwa marina ini tidak hanya menyediakan tempat bersandar, tetapi juga akan dilengkapi dengan fasilitas perawatan (maintenance) yang canggih dan mengutamakan prinsip ramah lingkungan.
Lahan Luas dan Konsep Terintegrasi
Bali Benoa Marina dibangun di atas lahan seluas 3,3 hektar yang terbagi ke dalam tiga zona pengembangan berbeda. Desainnya mengintegrasikan ruang terbuka hijau untuk menciptakan lingkungan yang asri dan berkelanjutan.
Fasilitas unggulan lainnya adalah tempat parkir khusus bagi kapal yacht mewah. Konsep "parkir dan terbang" (park and fly) memungkinkan pemilik yacht memarkir kapalnya dengan aman di marina, lalu melanjutkan perjalanan dengan pesawat atau kapal lain untuk mengeksplorasi berbagai destinasi wisata di Indonesia.
Dukungan dan Koordinasi Pemerintah
Untuk mempercepat realisasi proyek, PT Pelindo Solusi Logistik akan berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Koordinasi ini mencakup rencana pemindahan fasilitas perikanan yang ada ke lokasi penampungan baru yang sesuai dengan tata zona, sehingga lahan untuk terminal yacht dapat segera disiapkan dan dikelola.
Dengan segala persiapan dan fasilitas kelas dunia yang akan ditawarkan, Bali Benoa Marina diproyeksikan menjadi ikon baru pariwisata maritim Indonesia dan menjadi gerbang utama bagi kapal-kapal pesiar mewah yang ingin menjelajahi keindahan Nusantara.
Artikel Terkait
Wall Street Menguat di Awal Sesi, Tekanan Sektor Teknologi dan EV Masih Membayangi
Moodys Turunkan Outlook Kredit Raksasa Korporasi dan BUMN Indonesia Jadi Negatif
IHSG Terkoreksi 2,08%, Mayoritas Sektor Berada di Zona Merah
OJK Targetkan Dana Masuk Pasar Modal Capai Rp250 Triliun pada 2026